PIJAR MEDIA, MESUJI — Kabupaten Mesuji sukses mencatatkan sejarah baru dalam panggung sepak bola usia muda di Bumi Ruwa Jurai. Partai puncak Final Piala Soeratin Seri Provinsi Lampung resmi bergulir secara meriah dan spektakuler di Lapangan Garuda Hitam A1, Desa Mukti Karya, Kecamatan Panca Jaya, Kabupaten Mesuji, Sabtu (22/8/2026).
Penyelenggaraan tahun ini mencatatkan rekor bersejarah lantaran untuk pertama kalinya tiga kategori kelompok umur sekaligus—U-13, U-15, dan U-17—digelar secara serentak di satu daerah kabupaten. Atmosfer pertandingan disulap begitu megah, rapi, dan kompetitif, hingga menyedot perhatian ribuan pasang mata pencinta sepak bola layaknya turnamen bergengsi tingkat internasional.
Ketua PSSI Kabupaten Mesuji, Budi Yuhanda, S.H., M.Kn., mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan penuh yang diberikan kepada Mesuji sebagai tuan rumah sejak 9 hingga 22 Agustus 2026.
”Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Asprov PSSI Lampung. Turnamen ini diikuti oleh tim-tim terbaik perwakilan daerah, di mana masing-masing kabupaten mengirimkan dua tim yang berlaga di tiga kategori usia. Penyelenggaraan tiga kategori sekaligus dalam satu tempo adalah rekor sejarah baru bagi Seri Provinsi,” ujar Budi Yuhanda.
Ia menjelaskan, seluruh rangkaian laga dikelola secara profesional di tiga titik lokasi: Lapangan Margo Mulyo (U-13), Lapangan Wonosari Kecamatan Mesuji Timur (U-15), serta Lapangan Mukti Karya (U-17 dan lokasi partai puncak). Budi menaruh harapan besar agar pembinaan para juara terus dikawal.
”Kami berharap para pemenang kali ini tidak hanya dilepas dengan seremonial semata. Perlu manajemen yang matang dan pembinaan berjenjang ke tingkat nasional agar mampu membawa harum nama Provinsi Lampung,” tegasnya.
Dukungan penuh dari PSSI Tingkat Provinsi turut ditegaskan oleh Sekretaris Asprov PSSI Lampung, Mursalin Lamo. Ia memuji kesiapan Mesuji dalam mengemas kompetisi berskala besar ini.
”Mesuji telah membuktikan kapasitasnya. Standar pengelolaan lapangan, kemeriahan penonton, hingga manajemen pertandingan tiga kategori serentak ini patut diacungi jempol. Ini sudah mendekati standar tata kelola kompetisi profesional,” kata Mursalin Lamo di sela-sela acara.
Sementara itu, Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, S.E., M.I.P., membuka sambutannya dengan bait pantun bernuansa hangat:
“Datang ke Kecamatan Panca Jaya membawakan harapan, pulang membawa cerita.
Selamat bertanding para kebanggaan, selamat bertanding untuk Mesuji bangkit penuh kebersamaan.”
Elfianah menegaskan bahwa peran tuan rumah memiliki makna mendalam bagi kemajuan olahraga daerah.
”Menjadi tuan rumah bukan hanya tentang menyiapkan lapangan pertandingan, melainkan bukti nyata bahwa Mesuji siap memberikan ruang seluas-luasnya bagi anak-anak muda untuk tumbuh dan berprestasi. Meskipun tim tuan rumah belum berhasil meraih juara, ini menjadi pelecut motivasi bagi sepak bola Mesuji untuk bangkit lebih kuat,” tutur Elfianah.
Bupati perempuan tersebut juga berpesan kepada para tim dan official untuk selalu mengedepankan nilai-nilai karakter, kehormatan, dan edukasi.
”Seorang juara sejati tidak hanya diukur dari banyaknya gol yang dicetak, tetapi dari bagaimana ia menghormati lawan, menghargai wasit, mematuhi aturan, dan menjunjung tinggi sportivitas. Hari ini kalian adalah pemain muda, besok kalian harus mengisi panggung sepak bola nasional,” tambahnya.
Atmosfer riuh layaknya laga Nasional kian terasa saat drama pertandingan puncak Kategori U-17 antara Persilamtim melawan MBS Putrad PB FC bergulir. Usai bermain imbang 1-1 hingga peluit panjang dibunyikan, laga berlanjut ke adu penalti dramatis yang akhirnya dimenangkan oleh MBS Putrad PB FC sebagai Juara 1 Piala Soeratin Provinsi Lampung 2026.
Momen haru juga dirasakan oleh kubu pemenang. Pelatih Kepala MBS Putrad PB FC menyampaikan apresiasinya atas atmosfer luar biasa selama kompetisi berlangsung.
”Alhamdulillah Anak-anak kami mampu tampil luar biasa di saksikan ribuan masyarakat. Kami memandang fasilitas dan atmosfer pertandingan di Mesuji sangat luar biasa, serupa laga antarklub internasional. Ini sangat menjadi pengalaman berharga bagi mental bertanding anak-anak menuju putaran nasional kedepannya,” ungkap Iswadi sang pelatih seusai laga kepada media ini.
Pesta Semangat olahraga ini ditutup dengan penyerahan medali dan piala secara bergilir, serta pemberian penghargaan khusus kepada tiga desa tuan rumah (Margo Mulyo, Wonosari, dan Mukti Karya). Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Mesuji Hj. Elfianah, didampingi Ketua PSSI Mesuji Budi Yuhanda, Sekretaris PSSI Lampung Mursalin Lamo, Direktur PT Lasma Hasyim Asy’ari, Kapolsek Simpang Pematang, Kadispora Mesuji Andi S. Nugraha, serta jajaran pejabat terkait lainnya.
(Kotan)













