PIJAR MEDIA, LAMPUNG UTARA — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjung Aman 3 Kotabumi Selatan Yayasan Juang Samo Bediri, terus mematangkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memperbarui data penerima manfaat serta memperkuat kerja sama bersama sekolah-sekolah penerima program.
Berdasarkan hasil konfirmasi media pada Jumat, (22/05/2026), salah satu sekolah yang telah melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yakni TK/RA Akhlakul Karimah, Kelurahan Tanjung Aman, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung.
Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Kepala SPPG Tanjung Aman 3 Kotabumi Selatan, Acep Yepta Rijaya bersama Kepala TK/RA Akhlakul Karimah, Sundari ZA, S.Pd di ruang kepala sekolah setempat pada Kamis, (21/05/2026).
Kepala SPPG Tanjung Aman 3 Kotabumi Selatan, Acep Yepta Rijaya, saat dikonfirmasi media mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut program pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi anak usia sekolah melalui Program MBG.
“Ya, kemarin kami melakukan koordinasi sekaligus penandatanganan MoU kerja sama dengan pihak TK/RA Akhlakul Karimah sebagai bagian dari kesiapan pelaksanaan program,” ujar Acep.
Ia menjelaskan, saat ini Dapur SPPG Tanjung Aman 3 telah melayani tujuh sekolah penerima manfaat yang terdiri dari tiga TK/PAUD dan empat Sekolah Dasar di wilayah Kotabumi Selatan.
Selain menjalin kerja sama dengan sekolah, pihaknya juga terus melakukan pembaruan dan verifikasi data penerima manfaat guna memastikan program berjalan tepat sasaran.
“Pendataan masih terus kami lakukan agar seluruh penerima benar-benar sesuai dengan ketentuan program. Setelah tahapan administrasi selesai, kami tinggal menunggu pencairan anggaran dari pemerintah pusat untuk memulai distribusi paket Makan Bergizi Gratis,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala TK/RA Akhlakul Karimah, Sundari ZA, S.Pd menyampaikan apresiasi atas program MBG yang dinilai dapat membantu pemenuhan asupan gizi peserta didik sejak usia dini.
Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesehatan anak-anak sekaligus mendukung proses belajar di sekolah. Dengan asupan makanan bergizi, siswa diharapkan memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik sehingga dapat menunjang tumbuh kembang dan kualitas belajar anak di sekolah.
“Kami berharap, program ini dapat berjalan berkelanjutan dan terus dievaluasi agar manfaatnya semakin optimal bagi peserta didik maupun dunia pendidikan,” kata Sundari.
(Rian)













