SPPG Daya Murni 4 Tunjukkan Kesiapan, Kejari dan Pemkab Nilai MBG Berjalan Optimal

Foto : Monitoring Pelaksanaan MBG di SPPG Daya Murni 4 oleh Kejari dan Pemkab

PIJAR MEDIA, TUBABA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Daya Murni 4 di Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian dalam monitoring dan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tubaba bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Pada Kamis (16/07/2026), tim Kejari dan Pemkab melaksanakan kunjungan ke SPPG. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan pelaksanaan program prioritas nasional pasca libur sekolah sekaligus memastikan seluruh layanan MBG tetap berjalan optimal memasuki tahun ajaran baru.

Kepala SPPG Daya Murni 4, Danu Fransisco Permana, ST, yang juga didampingi Pengawas Gizi Meylani Wulandari., S.K.M, ⁠Pengawas Keuangan Adinda Putri Z. S., S. Akun., serta Asisten Lapangan dan jajaran Relawan SPPG lainnya, menyambut baik kehadiran tim Kejari dan Pemkab sebagai bentuk pembinaan sekaligus penguatan tata kelola pelayanan MBG.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini karena menjadi ruang evaluasi yang positif bagi kami. Seluruh informasi yang dibutuhkan tim kami sampaikan secara terbuka, mulai dari jumlah penerima manfaat, jumlah relawan, kelengkapan fasilitas dapur, sistem pengawasan gizi, hingga mekanisme pengelolaan limbah,” ujar Danu.

Ia menegaskan, SPPG Daya Murni 4 berkomitmen menjaga kualitas pelayanan melalui penerapan standar kebersihan, keamanan pangan, serta pemenuhan gizi sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional.

“Masukan dari Kejari dan Pemkab menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Kami ingin memastikan setiap makanan yang diproduksi tidak hanya bergizi dan aman dikonsumsi, tetapi juga didistribusikan tepat waktu sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan para siswa,” katanya.

Menurut Danu, sinergi antara SPPG, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, sekolah, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan Program MBG.

BACA JUGA :  Kejari Tubaba Kembali Buka Lelang Barang Rampasan Negara, 2 Motor dan 10 Ponsel Siap Dilelang untuk Masyarakat

“Kami juga terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk relawan dan sekolah penerima manfaat. Harapannya, pelayanan dapat semakin profesional, transparan, dan mampu mendukung tumbuh kembang anak-anak melalui pemenuhan gizi yang berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tubaba melalui Kasubsi II Intelijen, Kahfi Yudha, S.H, mengatakan monitoring dilakukan sejak Senin (13/7) hingga Jumat (17/7) dengan melibatkan sejumlah tim bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Satgas MBG.

“Kami turun langsung untuk memastikan kesiapan dapur atau SPPG setelah libur sekolah. Selain mengecek kondisi dapur, kami juga melihat langsung bagaimana makanan diterima oleh siswa di sekolah-sekolah,” kata Kahfi.

Ia menyebutkan, secara umum hasil monitoring menunjukkan pelaksanaan Program MBG di Tubaba telah berjalan cukup baik. Meski demikian, pihaknya tetap memberikan sejumlah catatan perbaikan, terutama terkait kebersihan lingkungan dapur dan pengelolaan saluran pembuangan.

“Kami juga mengimbau agar apabila terdapat makanan yang masih layak konsumsi namun berlebih, dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, kami mendorong setiap SPPG menjalin kerja sama dengan UMKM, BUMDes maupun BUMT di wilayahnya agar program ini turut menggerakkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Selain mengunjungi SPPG Daya Murni 4, tim monitoring juga meninjau sejumlah sekolah, termasuk Pondok Pesantren MHM Daya Murni, untuk memastikan distribusi makanan bergizi berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Hasil pemantauan sementara menunjukkan pelayanan sejumlah SPPG cukup baik, termasuk di SPPG Daya Murni 4 ini berlangsung tertib, didukung fasilitas yang memadai, relawan yang aktif, serta komitmen pengelola dalam menjaga kualitas pelayanan sebagai bagian dari suksesnya Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Tubaba,” pungkasnya.

(Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *