Rawon Sapi hingga Edukasi Gizi, SPPG Daya Murni 4 Perkuat Program MBG

Foto : Momen Kegiatan Edukasi dan Penyaluran MBG oleh SPPG Daya Murni 4

PIJAR MEDIA, TUBABA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, terus diperkuat tidak hanya melalui penyediaan menu bergizi, tetapi juga lewat edukasi kesehatan bagi siswa-siswi.

Kali ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Daya Murni 4 Kecamatan Tumijajar, yang merupakan salah satu dapur MBG di Tubaba, menggelar kegiatan edukasi gizi dan keamanan pangan di lingkungan Yayasan Hidayatul Mubtadiin (MHM) Daya Murni selama dua hari, 25–26 Mei 2026. Kegiatan itu menyasar siswa-siswi MA dan MTs MHM Daya Murni sejak pukul 09.00 WIB. Sampai dengan selesai.

Pada kegiatan edukasi tersebut, SPPG memberikan siswa-siswi menu rawon sapi berikut dengan kebutuhan karbohidrat maupun protein lainnya, sekaligus mensosialisasikan mengenai gizi seimbang dan pentingnya keamanan pangan dalam program MBG.

Kepala SPPG Daya Murni 4, Kecamatan Tumijajar, Danu Fransisco Permana, S.T., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman siswa tentang pola makan sehat.

“Hari ini kita menunya rawon sapi, sekaligus melaksanakan edukasi gizi ke sekolah. Kegiatan ini menyasar siswa MA MHM dan MTs MHM Daya Murni,” kata Danu kepada media, Selasa (26/05/2026).

Dalam kegiatan itu, tim SPPG turut melibatkan Pengawas Gizi Meylani Wulandari, S.K.M., Pengawas Keuangan Adinda Putri Zakiyatus Solihah, S.Akun., serta Asisten Lapangan Hari Nurwanto.

Danu menjelaskan, materi yang disampaikan mengacu pada konsep gizi seimbang berdasarkan pedoman Isi Piringku Kementerian Kesehatan. Dalam pola tersebut, konsumsi makanan dianjurkan terdiri dari 50 persen sayur dan buah serta 50 persen sisanya berupa karbohidrat dan lauk-pauk dengan komposisi seimbang.

Menurutnya, pemahaman gizi penting ditanamkan kepada pelajar karena berdampak langsung terhadap kesehatan dan kemampuan belajar.

BACA JUGA :  ​Geliat Futsal, Puluhan Tim Pelajar Dipastikan Siap Adu Bakat dan Meriahkan Turnamen KONI Expo Mesuji 2026

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya gizi seimbang guna mendukung tumbuh kembang, kesehatan, dan prestasi belajar,” ujarnya.

Ia menambahkan, pola makan sehat dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan daya ingat, memperkuat daya tahan tubuh, sekaligus mencegah anemia dan stunting.

Selain edukasi gizi, SPPG Daya Murni 4 juga memberikan pemahaman mengenai keamanan pangan MBG agar makanan yang diterima siswa dipastikan aman dikonsumsi.

Menurut Danu, standar keamanan pangan dimulai sejak proses pengolahan di dapur SPPG. Seluruh petugas diwajibkan menjaga kebersihan, menggunakan alat pelindung diri (APD), dan memastikan makanan dimasak hingga matang sempurna serta bebas dari cemaran.

“Keamanan pangan MBG menjadi payung utama agar makanan yang diterima siswa benar-benar aman, bersih, sehat, dan tidak menjadi sumber penyakit,” jelasnya.

Sistem pengawasan juga dilakukan hingga tingkat sekolah dan fasilitas kesehatan. Terdapat SOP penerimaan makanan, tempat transit yang aman, hingga prosedur penanganan apabila terjadi dugaan keracunan makanan.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala MA Hidayatul Mubtadiin Daya Murni, Martha Shintia Dewi, S.Pd., menilai edukasi gizi menjadi langkah positif karena memberi nilai tambah bagi siswa.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena siswa tidak hanya menerima makanan, tetapi juga mendapat pengetahuan tentang pentingnya pola makan sehat dan keamanan pangan,” tuturnya.

Senada, Kepala MTs Hidayatul Mubtadiin Daya Murni, Muh Efendi, S.Ag., mengatakan kolaborasi sekolah dengan SPPG dapat membantu membangun budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan.

“Program ini sangat baik karena membentuk kesadaran siswa sejak dini mengenai makanan sehat, kebersihan pangan, dan pentingnya menjaga kesehatan untuk menunjang aktivitas belajar,” kata Muh Efendi.

Melalui kegiatan tersebut, Program MBG di Kabupaten Tubaba diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi harian siswa, tetapi juga menanamkan pemahaman tentang konsumsi pangan sehat dan aman secara berkelanjutan.

BACA JUGA :  DPRD Tubaba Tanggapi Wacana Perubahan Mekanisme Pilkada

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *