PIJAR MEDIA, TUBABA — Kebakaran melanda Pasar Tradisional Tiyuh (Desa) Mulya Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (02/06/2026) sore. Sedikitnya 32 toko dan 4 los emperan dilaporkan terbakar habis dalam peristiwa tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tubaba, Sujatmiko, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Dan proses pemadaman masih berlangsung hingga malam hari akibat sulitnya akses menuju titik api.
“Pemadaman berlangsung cukup lama karena mobil damkar mengalami kesulitan untuk masuk dan bermanuver di lokasi akibat jalan yang sempit menuju titik kebakaran,” kata Sujatmiko dikonfirmasi media.
Berdasarkan kronologi, kebakaran pertama kali diketahui setelah terdengar teriakan warga sekitar pukul 17.00 WIB. Seorang pedagang martabak bernama Maya melihat titik api muncul dari toko kelontong milik Boyke Setiawan yang berada di area pasar.
Sekitar pukul 17.05 WIB. Warga bersama pemilik toko berdatangan ke lokasi untuk membantu memadamkan api sekaligus mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Namun, kobaran api terus membesar dan menjalar ke bangunan lain.
Lima menit kemudian, warga bersama pamong desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas berkoordinasi menghubungi DPKP Kabupaten Tubaba.
Pada pukul 17.25 WIB. Mobil pemadam tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Namun saat itu api sudah membesar dan meluas ke sejumlah kios di pasar. Personel Babinsa Koramil 412-01/TBT, Bhabinkamtibmas, petugas Damkar dan warga terus berjibaku memadamkan api agar tidak merembet lebih luas.
Sujatmiko menjelaskan, total tiga armada pemadam diterjunkan ke lokasi dari Pos Pemda, Pos Candra dan Pos Lambu Kibang. Sebanyak 18 personel damkar juga dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
“Kesulitan utama di lapangan adalah akses jalan menuju titik api yang sempit sehingga kendaraan pemadam tidak leluasa masuk dan melakukan manuver,” ujarnya.
Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu percikan api dari colokan kabel listrik yang terhubung ke kulkas di toko kelontong milik Boyke Setiawan. Api kemudian dengan cepat menjalar ke toko-toko lain di kawasan pasar.
Hingga berita ini dirilis, total kerugian material masih dalam proses identifikasi. Sejumlah pihak tampak berada di lokasi, di antaranya Babinsa, Bhabinkamtibmas, anggota Polres termasuk Tim Inafis, Pamong Desa, warga sekitar dan petugas pemadam kebakaran.
Pihak berwenang masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran tersebut. (Rian)













