PIJAR MEDIA, BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, turun langsung mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026.
Bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Danang Suryo Wibowo, Gubernur memastikan distribusi makanan hingga kualitas sajian bagi para siswa berjalan sesuai standar.
Peninjauan tersebut dilakukan ke sejumlah sekolah dan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Bandar Lampung, Senin (13/07/2026). Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk memastikan program prioritas nasional tersebut berjalan optimal sejak awal tahun ajaran baru.
“Setelah masuk sekolah ini, sesuai instruksi Bapak Presiden, kita bersama-sama berkolaborasi dan mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mengawasi dapur MBG dan distribusinya sampai kepada lauk-pauknya. Hari ini kami berkeliling ke SD, SMP, SLB, hingga SMA untuk memastikan program ini berjalan dengan baik,” ujar Mirza.
Pemantauan lapangan dibagi menjadi lima tim agar pengawasan menjangkau lebih banyak lokasi. Tim pertama dipimpin langsung Gubernur bersama Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dan Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo.
Sementara tim kedua dipimpin Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela. Adapun tim ketiga dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Firsada, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan, serta Asisten Administrasi Umum Sulpakar.
Dalam kunjungannya, Gubernur dan Kajati meninjau SD Negeri 4 Sumberejo, SMA Negeri 7 Bandar Lampung, SLB B dan SLB C Dharma Bhakti Dharma Pertiwi, serta SPPG Beringin Raya di Kecamatan Kemiling.
Selain melihat proses distribusi makanan, Gubernur berdialog dengan kepala sekolah, guru, dan siswa untuk menyerap masukan terkait pelaksanaan MBG maupun kesiapan sekolah memulai kegiatan belajar mengajar.
Menurut Mirza, hasil pemantauan menunjukkan pelaksanaan program secara umum berjalan baik. Meski demikian, pemerintah tetap mencatat berbagai masukan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan.
“Ada beberapa masukan-masukan yang tujuannya tentu untuk memperbaiki agar program ini terus berjalan dengan baik,” katanya.
Tak hanya memastikan makanan tiba tepat waktu, Gubernur juga menaruh perhatian pada aspek keamanan pangan. Saat meninjau SPPG Beringin Raya, ia membawa tim laboratorium bergerak untuk memeriksa kualitas air, kebersihan dapur, serta kelayakan bahan baku yang digunakan.
Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif agar makanan yang disajikan kepada peserta didik memenuhi standar kesehatan, kebersihan, dan kecukupan gizi. Sejumlah rekomendasi teknis juga diberikan kepada pengelola SPPG untuk meningkatkan mutu pelayanan.
Sementara itu, Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo menegaskan komitmen Kejaksaan dalam mendampingi dan mengawal pelaksanaan Program MBG sebagai salah satu program prioritas nasional.
“Kami bersama Bapak Gubernur memegang teguh komitmen sesuai arahan Bapak Presiden dan Bapak Jaksa Agung. Program prioritas nasional ini akan terus kami dampingi dan kawal agar berjalan maksimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung,” ujar Danang.
Ia menambahkan, Kejaksaan Tinggi Lampung bersama Pemerintah Provinsi akan terus melakukan pemantauan berkala ke sekolah maupun SPPG untuk memastikan setiap kendala yang muncul dapat segera dievaluasi dan ditindaklanjuti.
Menutup kunjungannya, Gubernur mengajak masyarakat ikut berperan aktif mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, partisipasi publik menjadi salah satu kunci agar program tersebut terus mengalami perbaikan dan memberikan manfaat optimal bagi peserta didik.
“Kami mengharapkan banyak masukan dari masyarakat demi memperbaiki program ini,” pungkasnya.
(Rian)













