Wagub Jihan Gandeng Nasyiatul Aisyiyah Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Foto : Momen kunjungan Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Lampung di ruang kerja Wakil Gubernur

PIJAR MEDIA, BANDAR LAMPUNG — Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Jihan Nurlela, menyambut baik kolaborasi antara Pemerintah Provinsi dengan Nasyiatul Aisyiyah dalam mendukung berbagai program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Hal itu disampaikan Jihan saat menerima kunjungan kerja Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Lampung di ruang kerja Wakil Gubernur, Bandar Lampung, Rabu (13/05/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Jihan mengapresiasi berbagai program yang selama ini dijalankan organisasi perempuan tersebut karena dinilai hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya dalam pendampingan perempuan dan anak.

“Kami sangat mengapresiasi program-program yang telah dilakukan Nasyiatul Aisyiyah. Kehadirannya nyata di tengah masyarakat, terutama dalam mendampingi perempuan dan anak,” kata Jihan.

Menurutnya, organisasi perempuan memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah menjangkau persoalan sosial hingga ke tingkat akar rumput. Ia menilai pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan program pembangunan sosial kemasyarakatan.

“Kami bangga ada organisasi perempuan yang konsisten bergerak dan hadir di tengah masyarakat. Pemerintah tentu memiliki keterbatasan, sehingga membutuhkan tangan-tangan kolaboratif untuk menjangkau masyarakat yang belum sepenuhnya tersentuh,” ujarnya.

Jihan juga membuka peluang agar Nasyiatul Aisyiyah terlibat dalam sejumlah program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, terutama yang berkaitan dengan isu perempuan dan anak.

Ia menilai sinergi tersebut penting untuk memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait berbagai persoalan sosial, mulai dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), pernikahan dini, hingga angka putus sekolah.

“Isu seperti TPPO, pernikahan dini, dan putus sekolah membutuhkan perhatian bersama. Kami berharap Nasyiatul Aisyiyah dapat membantu melakukan edukasi agar anak-anak tetap melanjutkan pendidikan dan tidak menikah sebelum siap secara usia maupun mental,” ungkapnya.

Selain itu, Jihan juga mendorong kolaborasi di bidang kesehatan melalui edukasi kesiapan pernikahan dan kesehatan reproduksi sebagai upaya mencegah pernikahan usia dini.

BACA JUGA :  May Day 2026 di Tubaba Disepakati Fokus pada Dialog dan Kegiatan Sosial

Ia turut menyoroti pentingnya penguatan perlindungan anak melalui program Gerakan Anak Berani Bilang Tidak (Gebrak).

“Kami ingin anak-anak di Lampung tumbuh dengan aman, berani melindungi diri, serta memiliki masa depan yang baik,” katanya.

Pada kesempatan itu, Jihan juga menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah yang akan digelar di Surakarta, Jawa Tengah, pada 6–8 Agustus 2026.

“Saya berharap agenda nasional tersebut dapat semakin memperkuat kontribusi Nasyiatul Aisyiyah dalam pembangunan perempuan dan generasi muda di Indonesia,” pungkasnya. (Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *