PIJAR MEDIA, TUBABA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, resmi membuka Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Tahun 2026 untuk mengisi 7 jabatan strategis setingkat Eselon II.b.
Pembukaan seleksi tersebut dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten Tubaba memperoleh persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat Nomor 28478/R-AK.02.03/SD/K/2026 tertanggal 3 Juni 2026.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tubaba, Novian Priahutama, melalui Kepala Bidang Mutasi dan Diklat, Rahman, mengatakan bahwa pengumuman dan pendaftaran seleksi dimulai pada 10 – 24 Juni 2026 melalui portal ASN Karier BKN.
“Ya, hari ini Selter sudah resmi kita umumkan sekaligus dimulainya pendaftaran, yang mana Selter ini bertujuan untuk mendapatkan pejabat pimpinan tinggi yang memiliki kompetensi, integritas, profesionalisme, serta rekam jejak yang baik untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah,” kata Rahman saat dikonfirmasi media di ruang kerjanya, Rabu (10/06/2026).
Ia menerangkan, adapun 7 jabatan yang dibuka dalam seleksi tersebut meliputi:
- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
- Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.
- Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
- Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.
- Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
- Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.
“Seluruh jabatan tersebut berada pada jenjang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II.b,” jelas Rahman.
Rahman menjelaskan, Selter dapat diikuti Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berasal dari Pemerintah Provinsi Lampung maupun pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dengan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
“Diantara persyaratannya yaitu, berstatus PNS aktif, berpendidikan minimal Sarjana (S1) atau Diploma IV, berpangkat paling rendah Pembina (IV/a), memiliki pengalaman jabatan terkait minimal lima tahun, serta pernah atau sedang menduduki jabatan administrator maupun jabatan fungsional ahli madya paling singkat dua tahun,” paparnya.
Selain itu, peserta juga diwajibkan memiliki rekam jejak yang baik, bebas dari hukuman disiplin sedang maupun berat, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, serta memperoleh rekomendasi dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
“Untuk pelaksanaan seleksi, BKPSDM Tubaba memusatkan sejumlah tahapan di Hotel Emersia Bandar Lampung. Tahapan tersebut meliputi pemeriksaan administrasi, uji kompetensi, penilaian makalah, hingga wawancara. Sementara proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui laman ASN Karier BKN,” terangnya.
Rahman merinci, tahapan seleksi dimulai dengan pengumuman dan penerimaan berkas pada 10–24 Juni 2026. Seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak dijadwalkan berlangsung pada 25–27 Juni 2026, dengan hasil diumumkan pada 27 Juni 2026.
Peserta yang lolos administrasi akan mengikuti Uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural yang dilaksanakan oleh Tim Asesor BKPSDM Kota Tangerang pada 29–30 Juni 2026.
Hasil uji kompetensi akan diterima panitia pada 14 Juli 2026 dan diumumkan sehari kemudian. Selanjutnya, peserta akan mengikuti penulisan makalah pada 16 Juli 2026 serta wawancara pada 17–18 Juli 2026.
Panitia seleksi kemudian menetapkan tiga peserta terbaik untuk setiap jabatan pada 20 Juli 2026 sebelum diajukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian dan memperoleh persetujuan BKN.
Pengumuman hasil akhir Seleksi Terbuka JPTP Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2026 dijadwalkan pada 28 Juli 2026.
Rahman menegaskan proses seleksi dilaksanakan dengan sistem merit dan mekanisme kompetitif yang terbuka. Panitia juga menerapkan sistem gugur pada setiap tahapan dengan nilai ambang batas (passing grade) sebesar 70.
“Seleksi tidak dipungut biaya. Namun biaya pemeriksaan kesehatan, tes kejiwaan, tes narkoba, dan pengurusan SKCK menjadi tanggung jawab peserta. Kita berharap seleksi ini mampu menghasilkan pejabat pimpinan tinggi yang profesional, berintegritas, dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat untuk mendukung percepatan pembangunan daerah kedepannya,” pungkasnya.
(Rian)













