SPPG Polres 02 Tubaba Salurkan MBG Perdana

Foto : Ilustrasi Penyaluran Perdana MBG oleh SPPG Polres 02 Tubaba

PIJAR MEDIA, TUBABA — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres 02 Yayasan Kemala Bhayangkari di Tiyuh (Desa) Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, resmi memulai penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penyaluran perdana tersebut dilaksanakan pada Senin (11/05/2026). Sebanyak 676 penerima manfaat berhasil dijangkau. Mereka terdiri dari siswa-siswi sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berada di wilayah Kecamatan TBU.

Program ini menjadi langkah nyata SPPG Polres 02 Tubaba bersama Yayasan Kemala Bhayangkari dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat sekaligus membantu menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Kepala SPPG Polres 02, Rahadi Ahsanil, mengatakan proses distribusi hari pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti. Seluruh penerima manfaat yang telah ditetapkan dapat menerima makanan bergizi sesuai jadwal pendistribusian.

“Alhamdulillah, hari pertama pendistribusian berjalan cukup lancar. Semua penerima manfaat berhasil dijangkau tanpa hambatan,” kata Rahadi kepada media.

Ia menjelaskan, jumlah penerima manfaat ke depan akan terus bertambah setelah dilakukan pemerataan oleh Koordinator Wilayah SPPG Tubaba, Yolando, S.H.

“Untuk hari perdana ini, penerima manfaat mendapatkan menu bergizi berupa nasi, ayam garlic dan tahu, lalapan sayur, sambal, susu, serta buah semangka. Menu ini kita susun dengan memperhatikan keseimbangan nutrisi guna memenuhi kebutuhan gizi harian anak-anak dan masyarakat penerima manfaat,” jelasnya.

Berdasarkan data nilai gizi yang disiapkan pihak SPPG, paket makanan tersebut mengandung karbohidrat 68,73 gram, protein 23,72 gram, serat 3,95 gram, lemak 22,94 gram, serta energi mencapai 566,85 kkal.

Selain mengutamakan kandungan gizi, SPPG Polres 02 juga memastikan proses pengolahan dan penyajian makanan dilakukan secara higienis. Seluruh makanan dikemas menggunakan wadah stainless yang tertata rapi demi menjaga kualitas makanan sebelum sampai ke penerima.

BACA JUGA :  26 Tiyuh di Tubaba Bersiap Pilkati, Pemkab Gelontorkan Anggaran Rp400 Juta

Rahadi menegaskan, dapur MBG yang dioperasikan telah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). Fasilitas penunjang yang tersedia di antaranya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan sistem penyaringan, penggunaan peralatan memasak dengan exhaust, hingga penyediaan air bersih menggunakan sistem Reverse Osmosis (RO).

“Seluruh fasilitas kami siapkan untuk menjamin kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan mitra dapur, Erlangga, menyebut program MBG merupakan bentuk komitmen bersama dalam membantu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah dan balita.

Menurutnya, kehadiran SPPG di Tubaba diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesehatan masyarakat serta mendukung tumbuh kembang generasi muda yang lebih sehat di masa mendatang.

“Program ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat,” pungkasnya. (Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *