PIJAR MEDIA, TUBABA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Daya Sakti Yayasan Juang Samo Bediri, terus memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam kegiatan koordinasi yang melibatkan kepala SPPG, akuntan, dan ahli gizi se Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Kulon Rowo, Tiyuh (Desa) Pulung Kencana pada Rabu (24/06/2026), itu membahas penyusunan dan evaluasi menu MBG untuk tahun ajaran baru. Pembahasan mencakup kebutuhan penerima manfaat dari kalangan peserta didik sekolah maupun kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Kepala SPPG Daya Sakti, Rahmat Pratama, mengatakan forum tersebut menjadi wadah penting untuk menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kualitas layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, para kepala SPPG, akuntan, dan ahli gizi dapat saling bertukar informasi terkait pengelolaan administrasi dapur, penyusunan menu, hingga berbagai pengalaman dalam pelaksanaan program di lapangan. Ini menjadi langkah positif untuk meningkatkan kualitas layanan MBG,” ujar Rahmat Pratama.
Selain membahas aspek teknis penyusunan menu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antar SPPG di wilayah Tumijajar. Menurutnya, komunikasi yang baik antar pengelola sangat penting untuk menciptakan standar layanan yang semakin optimal dan berkelanjutan.
“Dalam diskusi ini, kita juga berbagi masukan mengenai pemantauan kualitas menu, pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat, serta penguatan tata kelola administrasi yang akuntabel,” jelasnya.
Kepala SPPG Daya Sakti itu juga berharap hasil koordinasi tersebut dapat memperkuat kolaborasi seluruh SPPG di Tumijajar sehingga pelayanan Program Makan Bergizi Gratis semakin efektif dan tepat sasaran.
Melalui koordinasi yang rutin dan kolaboratif, SPPG Daya Sakti menegaskan komitmennya untuk terus mendukung suksesnya Program Makan Bergizi Gratis serta memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat, khususnya peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Ke depan kami berharap seluruh SPPG di Tumijajar dapat terus bersinergi, terutama dalam pemantauan dan pengembangan menu yang sehat, bergizi, dan sesuai kebutuhan penerima manfaat. Dengan kerja sama yang baik, kualitas pelayanan MBG akan semakin meningkat,” pungkasnya.
(Rian)













