Kemendikdasmen Verifikasi Lokasi Calon Sekolah Nasional Terintegrasi di Tubaba

Foto : Kegiatan Verifikasi dan Validasi Calon Sekolah Nasional Terintegrasi di Kabupaten Tubaba

PIJAR MEDIA, TUBABA – Pemerintah pusat melalui tim verifikasi lapangan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) melakukan observasi dan verifikasi calon lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun 2026 di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung.

Kegiatan verifikasi dan validasi atau verval tersebut dipusatkan di kawasan pendidikan SMP Negeri 1 Tubaba, Tiyuh (Desa) Marga Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), pada Kamis (21/05/2026), pukul 09.00 WIB – 12.30 WIB.

Pada kegiatan itu, tim Kemendikdasmen RI bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Lampung meninjau langsung kesiapan kawasan pendidikan yang diusulkan Pemkab Tubaba sebagai SNT dalam skema konsolidasi terintegrasi. Lokasi yang diverifikasi meliputi SMP Negeri 1 Tubaba, SD Negeri 11 Tubaba, dan SMA Negeri 2 Tubaba.

Selain pengecekan fisik lokasi, tim juga melakukan wawancara dengan pihak sekolah guna memastikan kesiapan administrasi, legalitas lahan, hingga dukungan sarana dan prasarana pendukung pendidikan.

Mahmud Akrom dari BPMP Lampung menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kelayakan calon lokasi pembangunan SNT di Tubaba sebelum dibahas lebih lanjut di tingkat kementerian.

“Untuk hasil verifikasi lapangan hari ini belum dapat kami sampaikan, masih menunggu pembahasan lanjutan di kementerian terlebih dahulu. Harapannya Tubaba bisa lolos menjadi salah satu lokasi pembangunan SNT Tahun 2026,” ujar Mahmud Akrom saat dikonfirmasi media di SMP Negeri 1 Tubaba.

Ia mengatakan, pemerintah pusat menargetkan sekitar 50 titik pembangunan SNT tahun ini melalui skema pembangunan baru, pembangunan sebagian, maupun konsolidasi terintegrasi.

Program Sekolah Nasional Terintegrasi sendiri merupakan program strategis pemerintah pusat untuk membangun sekolah unggulan lintas jenjang mulai SD, SMP hingga SMA dalam satu kawasan pendidikan terpadu dengan fasilitas modern bertaraf nasional dan internasional.

BACA JUGA :  Lampung Tancap Gas Benahi Pengelolaan Sampah

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tubaba, M.Cheri Sopian mengatakan bahwa Pemkab Tubaba memilih skema konsolidasi terintegrasi.

“Kawasan pendidikan di Kecamatan Tulang Bawang Udik yang kita verifikasi hari ini berpotensi memenuhi konsep keterpaduan antar jenjang pendidikan dalam satu lokasi. Kita berharap usulan SNT di Tubaba bisa disetujui sehingga dapat semakin meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai,” pungkasnya.

Berdasar pantauan media, tim verifikasi lapangan yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri dari Erna Wahyuningsih dari Kemendikdasmen RI, Mahmud Akrom dan Teguh Budi Hartono dari BPMP Lampung, serta Lulu Setya N dari tim teknis sarana dan prasarana.

Sementara dari Pemerintah Kabupaten Tubaba turut mendampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Untung Budiono, Kepala Bapperida Dedi Oktaviali, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tubaba M. Cheri Sopian beserta jajaran. (Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *