PIJAR MEDIA — Momentum mutasi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan.
Masyarakat diminta waspada terhadap pihak yang mencatut nama pejabat kejaksaan dengan dalih bisa “mengurus” atau menghentikan perkara hukum.
Peringatan itu disampaikan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tubaba menyusul terbitnya Surat Keputusan mutasi Kepala Kejari tertanggal 11 Februari 2026.
Dalam keterangan resmi, Kepala Seksi Intelijen Kejari Tubaba, Ardi Herlian Syach, mengungkap adanya laporan mengenai oknum yang menghubungi sejumlah pihak melalui sambungan telepon.
“Mereka menawarkan bantuan penghentian atau mempengaruhi proses hukum dengan meminta sejumlah uang. Kami tegaskan, itu tidak benar dan merupakan tindakan penipuan,” kata Ardi mewakili Kajari Mochamad Iqbal kepada media, Jumat (13/02/2026).
Menurut dia, modus yang digunakan adalah meminta sejumlah uang mengatasnamakan Kajari dengan iming-iming penyelesaian perkara, baik yang tengah ditangani di bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Tindak Pidana Umum (Pidum), maupun fungsi lainnya
Ardi menegaskan, bahwa seluruh proses penanganan perkara di Kejari Tubaba dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan hukum. Tidak ada mekanisme penyelesaian perkara melalui jalur komunikasi personal, apalagi dengan imbalan tertentu.
“Penanganan perkara berjalan transparan dan akuntabel. Tidak ada ruang negosiasi di luar prosedur. Jika ada yang mengatasnamakan Kajari dan meminta uang, itu jelas penipuan,” tegasnya.
Kejari Tubaba juga mengimbau masyarakat, termasuk jajaran pemerintah daerah hingga Kepala Tiyuh (Desa), untuk tidak melayani segala bentuk komunikasi yang mencatut nama Kajari atau pejabat kejaksaan lainnya.
Langkah peringatan ini, lanjut Ardi, merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjaga integritas sekaligus melindungi masyarakat dari potensi kerugian.
“Kami berharap masyarakat tidak mudah percaya. Jika menerima telepon atau pesan serupa, segera laporkan ke kantor Kejari Tubaba agar bisa kami tindak lanjuti sesuai prosedur,” pungkasnya.
Di tengah dinamika mutasi pejabat, Kejari Tubaba memastikan pelayanan hukum kepada masyarakat tetap berjalan normal dan profesional. Integritas menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar. (Red)












