Pemkab Tubaba Siapkan Pembangunan 15 Ruas Jalan, Sekda : Perkuat Konektivitas Antarwilayah

Foto : Sekda Tubaba Iwan Mursalin

PIJAR MEDIA, TUBABA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, mempersiapkan pembangunan infrastruktur Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 15 ruas jalan akan ditangani melalui pekerjaan peningkatan dan rekonstruksi, untuk memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., mengatakan program tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur yang lebih baik, terutama akses jalan yang selama ini memerlukan penanganan.

“Melalui pembangunan infrastruktur ini, pemerintah ingin meningkatkan kualitas jaringan jalan, memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” kata Iwan Mursalin kepada media, Senin (03/08/2026).

Ia memaparkan, adapun pembangunan jalan akan dilaksanakan pada 15 ruas yang tersebar di sejumlah kecamatan, yakni, 1). Peningkatan Jalan Indraloka I–Balam Asri (183), Kecamatan Way Kenanga, sepanjang 3,2 kilometer. 2). Rekonstruksi Jalan Mulya Sari–Batas Mesuji (179), Kecamatan Gunung Agung, sepanjang 1 kilometer. 3). Rekonstruksi Jalan Mulya Sari–Sumber Jaya (178), Kecamatan Gunung Agung, sepanjang 220 meter. 4). Rekonstruksi Jalan Sumber Jaya–Bangun Jaya (175), Kecamatan Gunung Agung, sepanjang 310 meter. 5). Rekonstruksi Jalan Bangun Jaya–Simpang Tunas Jaya (173), Kecamatan Gunung Agung, sepanjang 436 meter.

6). Peningkatan Jalan Simpang Bangun Jaya–Simpang Tunas Jaya (193), Kecamatan Gunung Agung, sepanjang 520 meter. 7). Rekonstruksi Jalan Simpang Kibang Yekti Jaya–Etanol (Batas Tulang Bawang) (138), Kecamatan Way Kenanga, sepanjang 400 meter. 8). Rekonstruksi Jalan Tunas Asri–Kampung Baru (029), Kecamatan Tulang Bawang Tengah, sepanjang 550 meter. 9). Peningkatan Jalan Simpang Panaragan–Bandar Dewa–Menggala Mas (099), Kecamatan Tulang Bawang Tengah, sepanjang 856 meter. 10). Rekonstruksi Jalan Simpang PU–Pasar Tempel (025), Kecamatan Tulang Bawang Tengah, sepanjang 1,783 kilometer.

BACA JUGA :  Bupati Tubaba Ikuti Raker DPR, Bahas Penguatan Fiskal Daerah

11). Rekonstruksi Jalan Kibang Budi Jaya–Etanol (135), Kecamatan Lambu Kibang, sepanjang 215 meter. 12). Peningkatan Jalan Lingkungan Gunung Terang, Kecamatan Gunung Terang, sepanjang 250 meter. 13). Peningkatan Jalan Lingkungan Panaragan Jaya Indah, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, sepanjang 500 meter. 14). Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Marga Kencana (SMA), Kecamatan Tulang Bawang Udik, sepanjang 200 meter. 15). Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Mulya Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, sepanjang 260 meter.

“Selain pembangunan jalan itu, Pemkab Tubaba melalui Dinas PUPR juga akan membangun box culvert di Simpang Panaragan Jaya, mengganti Jembatan Simpang V Gunung Agung (Tugu Unyil)–Simpang Kibang Yekti Jaya, mengganti jembatan box culvert Indraloka II–Simpang Asahan Nilai, serta membangun bronjong Mulya–Simpang Mulya Sari,” jelasnya.

Seluruh pekerjaan direncanakan dimulai pada akhir Agustus hingga awal September 2026. Untuk jalan kabupaten ditargetkan selesai dalam waktu 90 hari kalender, sedangkan jalan lingkungan selama 30 hari kalender. Saat ini seluruh paket pekerjaan masih dalam tahap reviu oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ).

Melalui pembangunan tersebut, Pemkab Tubaba menargetkan peningkatan tingkat kemantapan jalan sebesar 7,1 persen sehingga kualitas jaringan jalan semakin baik dan mampu menunjang mobilitas masyarakat maupun distribusi barang dan jasa.

“Untuk menjaga kondisi jalan tetap mantap, tentunya kita telah menyiapkan sejumlah langkah, mulai dari mengoptimalkan penggunaan alat berat, penanganan cepat melalui Unit Reaksi Cepat (URC), mendorong gotong royong masyarakat, hingga menggandeng perusahaan di Tubaba untuk membantu penyediaan material penambalan jalan,” ungkapnya.

Pemerintah juga mengajak masyarakat ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun dengan mengawasi kendaraan bermuatan berlebih (ODOL), menjaga saluran drainase tetap berfungsi, serta memperkuat koordinasi antara masyarakat, aparatur tiyuh atau desa, kelurahan, dan Dinas PUPR.

BACA JUGA :  Rp38,5 Miliar Digelontorkan, Infrastruktur Jalan Tubaba Digenjot

“Untuk mendukung pelaksanaan program-program pembangunan terutama pembangunan akses jalan, Pemkab Tubaba mengalokasikan anggaran melalui APBD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp42.346.395.650. Kita berharap seluruh rangkaian pembangunan infrastruktur Tahun Anggaran 2026 ini dapat berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *