PIJAR MEDIA, TUBABA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, bersama Yayasan Jantung Indonesia (YJI) menyalurkan bantuan kepada lima anak penderita penyakit jantung bawaan di sejumlah tiyuh (desa) dan kelurahan di Kecamatan Tumijajar.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara YJI, Baznas, pemerintah daerah, serta tenaga kesehatan dalam mendukung pengobatan anak-anak yang mengalami kelainan jantung bawaan, Kamis (18/6/2026).
Lima anak yang menerima bantuan yakni Davina Cristi Agatha dan Viki Ahmad Dhani dari Kelurahan Daya Murni, Fitri Andriyani dari Tiyuh Margodadi, serta Veliya dan Rayan Wijaya dari Tiyuh Gunung Menanti.
Bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pangan berisi beras, telur, susu, dan biskuit. Khusus untuk Veliya, yang saat ini membutuhkan penanganan lanjutan, Baznas juga menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp2,5 juta untuk mendukung biaya akomodasi selama menjalani pengobatan.
Kegiatan itu dihadiri langsung Ketua YJI Kabupaten Tubaba Novianti Novriwan, tim medis dari puskesmas setempat, perwakilan Baznas Tubaba KH Jumantoro dan H Supriyanto Hadi, Sekretaris Kecamatan Tumijajar, serta Lurah dan Kepala Tiyuh dari wilayah penerima bantuan.
Dalam sambutannya, Novianti Novriwan mengatakan YJI bersama pemerintah daerah dan Baznas terus berkolaborasi membantu proses pengobatan anak-anak penderita jantung bawaan, termasuk yang harus menjalani perawatan hingga ke Jakarta.
“YJI bersama pemerintah daerah dan Baznas berkolaborasi membantu proses pengobatan anak-anak yang memiliki sakit jantung bawaan sampai dengan pengobatan ke Jakarta,” ujarnya.
Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Tubaba di sektor kesehatan melalui program Tubaba Q Sehat.
Sementara itu, KH Jumantoro menjelaskan bahwa dana bantuan yang disalurkan berasal dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tubaba.
“Baznas mengelola zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari ASN, kemudian disalurkan melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan, termasuk bantuan akomodasi pengobatan bagi pasien yang membutuhkan,” terangnya.
Salah satu penerima bantuan, Veliya, merupakan bayi berusia enam bulan yang didiagnosis menderita penyakit jantung bawaan. Saat ini ia telah menjalani serangkaian pemeriksaan medis dan direncanakan dirujuk ke Jakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Orang tua Veliya, Sri Maryani, menyampaikan rasa terima kasih kepada Baznas, YJI, maupun Pemerintah setempat, atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada anaknya.
“Terima kasih, semoga bantuan ini dapat membantu proses pengobatan putri saya dan dapat segera memperoleh penanganan yang dibutuhkan sehingga segera berangsur pulih,” harapnya.
(Rian)













