Program Tubaba Berkurban Tembus 506 ASN, Total Hewan Capai 477 Kambing dan 7 Sapi

Foto : Plt. Kabag Kesra Tubaba, Karyawanto

PIJAR MEDIA, TUBABA — Program Tubaba Berkurban Tahun 2026 mencatat peningkatan signifikan. Sebanyak 506 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, dipastikan ikut berpartisipasi dalam program kurban yang digagas pemerintah daerah tersebut.

Dari partisipasi ratusan ASN itu, terkumpul 464 ekor kambing dan 6 ekor sapi. Jumlah tersebut kemudian bertambah melalui dukungan sejumlah lembaga, yakni 5 ekor kambing dari BPRS Tani, 8 ekor kambing dari Baznas, serta 1 ekor sapi bantuan Presiden Republik Indonesia.

Dengan demikian, total hewan kurban pada Program Tubaba Berkurban 2026 mencapai 477 ekor kambing dan 7 ekor sapi.

Plt.Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Tubaba, Karyawanto S.Kep., M.Kes., mengatakan program tersebut merupakan gerakan sosial keagamaan yang bertujuan memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendorong pemberdayaan peternak lokal.

“Partisipasi ASN tahun ini meningkat cukup tajam dibanding tahun sebelumnya. Pada 2025 jumlah peserta hanya 243 ASN, sementara tahun ini mencapai 506 ASN,” kata Karyawanto saat dikonfirmasi media, Senin (18/05/2026).

Menurut dia, peningkatan tersebut menunjukkan tumbuhnya semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan ASN Pemkab Tubaba menjelang Hari Raya Idul Adha.

Penyembelihan hewan kurban direncanakan tersebar di 103 Tiyuh (Desa) dan Kelurahan, termasuk di lingkungan kecamatan serta instansi yang ikut berpartisipasi.

“Distribusi kambing dilakukan berdasarkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Untuk wilayah Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tumijajar, dan Tulang Bawang Udik, masing-masing Tiyuh dan Kelurahan mendapatkan dua ekor kambing,” terangnya.

Sementara enam kecamatan wilayah utara, yakni Pagar Dewa, Lambu Kibang, Gunung Agung, Gunung Terang, Way Kenanga, dan Batu Putih, masing-masing Tiyuh memperoleh tiga ekor kambing.

Selain untuk masyarakat, enam ekor sapi hasil partisipasi ASN juga direncanakan disalurkan kepada sejumlah lembaga, di antaranya Kejaksaan Negeri, Polres, PWI, Sekretariat DPRD, dan FKUB.

BACA JUGA :  SPPG Pulung Kencana 2 Bagikan 350 Paket Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama

Sedangkan satu ekor sapi bantuan Presiden Republik Indonesia akan dipusatkan penyembelihannya di Masjid Nurul Huda Kelurahan Panaragan Jaya.

“Program Tubaba Berkurban ini dijalankan melalui sistem tabungan kurban di BPRS Tani. Setiap ASN menabung Rp300 ribu per bulan selama 10 bulan dengan total tabungan Rp3 juta per peserta,” jelas Karyawanto.

Skema tersebut dinilai memudahkan ASN mengikuti ibadah kurban secara bertahap dan terencana.

Dalam pengadaan hewan kurban, Pemkab Tubaba juga mendorong pembelian dari peternak lokal maupun anggota komunitas Bolo Ngarit guna membantu meningkatkan perekonomian masyarakat daerah.

Pemerintah menetapkan standar hewan kurban, yakni kambing minimal berbobot 35 kilogram dan sapi minimal 280 kilogram dalam kondisi sehat serta diutamakan berjenis kelamin jantan.

“Untuk memastikan proses penyembelihan memenuhi standar ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal), pelaksanaan kurban melibatkan Juru Sembelih Halal (Juleha) yang telah tersebar di sembilan kecamatan di Tubaba. Kita menargetkan partisipasi ASN dalam program kurban terus meningkat pada tahun mendatang. Dengan peningkatan tersebut, jumlah hewan kurban diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memperkuat semangat gotong royong di Tubaba,” pungkasnya. (Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *