Satgas MBG Catat 42 SPPG Beroperasi di Tubaba, Jangkau 105.401 Penerima Manfaat

Foto : Ilustrasi

PIJAR MEDIA, TUBABA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, kini telah menjangkau 105.401 penerima manfaat.

Berdasarkan rekap terbaru Satgas MBG Kabupaten Tubaba, sebanyak 42 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di wilayah tersebut.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Tubaba, Sofiyan Nur, S.Sos., M.IP., mengatakan puluhan SPPG tersebut tersebar di sembilan kecamatan.

“Total SPPG di Kabupaten Tubaba sampai saat ini berjumlah 42 dapur yang sudah beroperasi,” kata Sofiyan berdasarkan laporan rekap Satgas MBG, Selasa (01/09/2026).

Ia menerangkan, sebaran SPPG terbanyak berada di Kecamatan Tulang Bawang Tengah dengan 14 SPPG, kemudian Kecamatan Tumijajar sebanyak 10, Kecamatan Tulang Bawang Udik dan Lambu Kibang masing-masing memiliki 4, Kecamatan Gunung Agung dan Way Kenanga masing-masing 3, Gunung Terang 2, serta Pagar Dewa dan Batu Putih masing-masing 1 SPPG.

“Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat MBG di Tubaba mencapai 105.401 orang. Penerima tersebut terdiri atas 74.739 siswa, 16.518 balita, 2.060 ibu hamil, 5.726 ibu menyusui, 4.816 guru, 401 kader, 1.080 penerima kelompok B3, serta 61 anak tidak sekolah (ATS),” terangnya.

Data tersebut menunjukkan bahwa peserta didik atau siswa-siswi menjadi kelompok penerima manfaat terbesar dalam pelaksanaan program MBG di Tubaba.

Selain mencatat jumlah dapur dan penerima manfaat, Satgas MBG Tubaba juga melakukan pemantauan terhadap kelengkapan persyaratan operasional SPPG.

Dari 42 dapur yang tercatat, sebanyak 37 SPPG telah memiliki SLHS, 31 memiliki Sertifikat Chef, dan 38 memiliki Sertifikat Kelayakan Air.

Kemudian, 18 SPPG telah memiliki PBG, 37 memiliki BPJS, 29 memiliki SPPL, 36 memiliki Sertifikat Halal, dan 35 telah memiliki IPAL.

BACA JUGA :  Menuju Tanah Suci, 148 CJH Tubaba Ikuti Manasik Terpadu

Sementara itu, seluruh SPPG atau 42 dapur telah memiliki Sertifikat Penjamah dan Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Sejumlah persyaratan memang masih ada yang dalam proses pemenuhan di beberapa SPPG. Pemenuhan dokumen tersebut menjadi bagian dari evaluasi dan pembenahan agar penyelenggaraan MBG berjalan sesuai standar yang ditetapkan,” ungkapnya.

Sofiyan juga memastikan hingga saat ini belum ada dapur MBG atau SPPG di Kabupaten Tubaba yang mengalami penutupan secara permanen.

“Sejauh ini belum ada terjadi penutupan permanen terhadap dapur-dapur yang ada di Kabupaten Tubaba,” tuturnya.

Dengan 42 SPPG yang beroperasi dan cakupan penerima manfaat mencapai lebih dari 105 ribu orang, pelaksanaan program MBG di Tubaba terus berjalan dan dikembangkan.

“Pemenuhan persyaratan serta standar operasional SPPG terus menjadi salah satu fokus pemantauan kami untuk memastikan layanan makanan bergizi pada program Makan Bergizi Gratis atau MBG dapat diberikan secara optimal kepada masyarakat yang menjadi sasaran program,” pungkasnya.

(Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *