PIJAR MEDIA, BANDAR LAMPUNG — Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung ke-X Tahun 2026 bakal menjadi salah satu momentum penting untuk mengukur kemampuan sekaligus mematangkan persiapan atlet Lampung menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Porprov ke-X dijadwalkan berlangsung pada 18-28 November 2026 di Kota Bandar Lampung sebagai tuan rumah. Persiapan penyelenggaraan dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Selasa (01/09/2026).
Rapat tersebut diawali paparan Ketua Umum KONI Provinsi Lampung Taufik Hidayat mengenai kesiapan penyelenggaraan. Berdasarkan Keputusan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani, Porprov ke-X akan menjadi ajang kompetisi bagi para atlet dari berbagai daerah di Lampung.
Tahun ini, Porprov mengusung tema “Bersatu, Bertanding, Berprestasi Menuju PON ke-XXII Tahun 2028” dengan Si Gajah Lampung (Si Gala) sebagai maskot resmi.
Taufik menyampaikan Porprov ke-X akan mempertandingkan 32 cabang olahraga. Sekitar 2.000 atlet diperkirakan ambil bagian dengan dukungan sekitar 20 venue pertandingan.
“Kami juga memohon dukungan koordinasi dari Pemerintah Provinsi terkait peminjaman Stadion Pahoman untuk cabang olahraga sepak bola dan atletik,” ujar Taufik dalam rapat tersebut.
Menanggapi paparan KONI, Marindo memastikan Pemprov Lampung memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Porprov. Menurutnya, ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi juga membawa nama baik Provinsi Lampung.
“Mendengar paparan secara teknis dari Ketum KONI tadi, saya kira tidak ada masalah. Pada prinsipnya, kami Pemerintah Provinsi mendukung penuh kegiatan ini,” kata Marindo.
Marindo mengatakan OPD terkait siap bersinergi untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Porprov. Dinas Pemuda dan Olahraga hingga Dinas Kesehatan disebut telah memahami peran masing-masing dalam mendukung kebutuhan selama kegiatan berlangsung.
Dukungan juga disampaikan Komisi V DPRD Provinsi Lampung yang membidangi olahraga. DPRD mendorong agar seluruh persiapan yang telah disusun KONI dapat berjalan maksimal, terutama dalam rangka meningkatkan kesiapan atlet Lampung menghadapi PON 2028.
Marindo juga menyampaikan bahwa selain mengejar prestasi, pelaksanaan Porprov diharapkan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Mobilitas atlet, ofisial, dan penonton selama pertandingan diharapkan turut menggerakkan sektor ekonomi serta meningkatkan aktivitas usaha masyarakat.
“Dengan demikian, Porprov X Lampung tak hanya menjadi panggung perebutan prestasi tingkat provinsi. Ajang ini diharapkan menjadi tahap penting untuk menyaring, mengukur, dan mematangkan atlet-atlet terbaik Lampung sebelum berlaga di level nasional pada PON 2028,” pungkasnya.
(Rian)













