Baznas dan Pemkab Tubaba Salurkan Bantuan untuk Balita Penderita Hirschsprung

Foto : Baznas dan Pemkab Tubaba Salurkan Bantuan untuk Balita Penderita Hirschsprung

PIJAR MEDIA, TUBABA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tubaba menyalurkan bantuan dan memberikan pendampingan kepada Imam Safi’i, balita berusia satu tahun di Tiyuh (Desa) Tirta Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), yang menderita kelainan usus atau Hirschsprung.

Pendampingan dilakukan saat jajaran Pemkab Tubaba bersama Baznas meninjau langsung kondisi Imam dan keluarganya pada Rabu (07/10/2026). Selain memastikan kondisi kesehatan, kunjungan tersebut membahas dukungan lanjutan bagi keluarga Imam, termasuk aspek sosial dan ekonomi.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Tubaba, Untung Budiono, mengatakan pemerintah bersama Baznas berupaya memberikan pendampingan secara menyeluruh kepada keluarga tersebut.

“Kita ingin membantu secara komprehensif, bukan hanya dari sisi pengobatan, tetapi juga bagaimana keluarga ini bisa diberdayakan secara ekonomi agar lebih berdaya dan mandiri,” kata Untung.

Menurutnya, penanganan keluarga yang membutuhkan dukungan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak. Karena itu, Pemkab Tubaba mendorong keterlibatan Baznas, pemerintah tiyuh, UPZ, serta masyarakat sekitar.

Pemkab melalui pihak kecamatan juga akan mengupayakan bantuan bedah rumah bagi keluarga Imam. Sementara UPZ Tiyuh Tirta Kencana akan didorong untuk menggerakkan kepedulian masyarakat agar dukungan terhadap keluarga tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Baznas Tubaba, H. Purwanto, mengatakan Baznas telah memberikan bantuan sebesar Rp2 juta untuk mendukung kebutuhan akomodasi kesehatan keluarga Imam.

Tak hanya bantuan kesehatan, Baznas juga menyiapkan bantuan produktif senilai Rp4 juta berupa ternak kambing. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu sumber penghasilan bagi keluarga Imam.

“Baznas tidak hanya hadir ketika ada kebutuhan pengobatan. Kami juga berupaya agar keluarga penerima bantuan dapat memiliki peluang untuk bangkit dan mandiri. Karena itu, bantuan produktif ini diharapkan bisa menjadi awal bagi keluarga untuk memiliki usaha yang dapat dikembangkan,” ujar Purwanto.

BACA JUGA :  Gebyar Samsat, Lampung Gaungkan Pajak untuk Pembangunan

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Tubaba turut membantu keluarga Imam untuk memperoleh kembali akses BPJS Kesehatan melalui kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Dengan kepesertaan tersebut, keluarga diharapkan dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan tanpa terbebani iuran.

Dalam kegiatan itu turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Tubaba Untung Budiono, Kepala Dinas Kesehatan, Camat TBT, Komisioner Baznas Tubaba, Kepala Puskesmas Candra Mukti, serta Kepala Tiyuh Tirta Kencana.

Kolaborasi Pemkab Tubaba dan Baznas tersebut diharapkan tidak berhenti pada bantuan kesehatan. Pendampingan juga diarahkan untuk memperkuat kondisi sosial dan ekonomi keluarga sehingga dapat lebih mandiri ke depannya.

(Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *