Belajar di Bawah Atap Rapuh, Pemkab dan Baznas Siapkan Bantuan untuk SMP Karya Bhakti

Foto : Pemkab bersama Baznas Tubaba Tinjau SMP Karya Bhakti

PIJAR MEDIA, TUBABA– Setelah menjadi sorotan karena para siswanya terpaksa belajar di bawah bangunan sekolah yang mengalami kerusakan berat dan membahayakan, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mulai menyiapkan langkah penanganan terhadap SMP Karya Bhakti yang berada di Tiyuh (Desa) Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT).

Jumat (31/07/2026), tim dari Pemkab Tubaba dan Baznas melakukan peninjauan langsung ke sekolah tersebut untuk melihat kondisi bangunan yang mengalami kerusakan di sejumlah bagian sekaligus mengidentifikasi kebutuhan prioritas sebagai dasar rencana pemberian bantuan.

Peninjauan dilakukan perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemerintah Kecamatan, serta Ketua Baznas Kabupaten Tubaba H. Purwanto.

Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau ruang-ruang belajar yang mengalami kerusakan serta berdialog dengan pihak sekolah mengenai kondisi sarana dan prasarana yang dinilai membutuhkan perhatian segera agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

Ketua Baznas Kabupaten Tubaba, H. Purwanto, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama Baznas terhadap dunia pendidikan.

“Kami hadir untuk melihat secara langsung kondisi sekolah sekaligus menginventarisasi kebutuhan yang menjadi prioritas. Harapannya, melalui sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan OPD terkait, rencana bantuan yang akan diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi sekolah serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik,” ujar Purwanto.

Sementara itu, Kepala SMP Karya Bhakti, Ananda, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemkab Tubaba dan Baznas terhadap kondisi sekolah yang dipimpinnya.

Menurut Ananda, pihak sekolah berharap hasil peninjauan tersebut segera ditindaklanjuti dalam bentuk perbaikan bangunan sehingga ratusan siswa tidak lagi harus mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang kelas dengan kondisi atap yang rapuh dan berpotensi membahayakan keselamatan.

BACA JUGA :  Akhiri Konflik Gajah dan Manusia, Pemerintah Bangun Pagar 138 Km di Way Kambas

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Baznas, dan OPD terkait yang telah datang melihat langsung kondisi sekolah kami. Besar harapan kami agar rencana bantuan ini dapat segera direalisasikan sehingga peserta didik bisa belajar dengan aman, nyaman, dan lebih tenang,” pungkasnya.

(Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *