Jihan Sambut Peserta PKN II Sumsel, Dorong Kepemimpinan Adaptif dan Hilirisasi Daerah

Foto : Wagub Lampung Jihan Nurlela

PIJAR MEDIA, BANDAR LAMPUNG – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Jihan Nurlela, menyambut kedatangan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan V Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang melaksanakan Visitasi Kepemimpinan Nasional di Provinsi Lampung.

Penyambutan tersebut berlangsung dalam kegiatan bertema “Kepemimpinan Adaptif untuk Mewujudkan Daya Saing Global sebagai Upaya Menciptakan Ketahanan Daerah” di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Senin (08/06/2026).

Sebanyak 32 peserta dari berbagai instansi di Sumatera Selatan, bahkan Bengkulu, dan Kepulauan Bangka Belitung mengikuti kegiatan tersebut. Visitasi ini bertujuan memperdalam pemahaman tentang kepemimpinan adaptif, inovasi pelayanan publik, serta strategi meningkatkan daya saing global guna memperkuat ketahanan daerah.

Dalam sambutannya, Jihan mengatakan hubungan antara Lampung dan Sumatera Selatan selama ini terjalin erat melalui berbagai program strategis dan kerja sama antardaerah.

Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan saat ini ketika perkembangan teknologi, perubahan regulasi, dan dinamika global berlangsung sangat cepat.

“Perkembangan teknologi, perubahan regulasi, serta berbagai dinamika lainnya menuntut para pemimpin untuk mampu beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan yang terus terjadi,” kata Jihan.

Ia menegaskan para pemimpin daerah dituntut memiliki kemampuan adaptif agar mampu menjaga keberlanjutan program prioritas meski menghadapi berbagai keterbatasan, termasuk penyesuaian kebijakan dan anggaran.

Jihan menilai ketahanan daerah tidak lagi bisa dibangun dengan pendekatan konvensional. Menurutnya, daerah harus mampu memanfaatkan peluang global dengan mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki.

“Daerah tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah arus perubahan, tetapi harus mampu menjadi pelaku dan penggerak pembangunan. Ketahanan daerah harus dibangun melalui kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan mampu menghubungkan potensi lokal dengan peluang global,” ujarnya.

BACA JUGA :  BKPSDM Catat Jumlah ASN Tubaba Capai 5.571 Orang, Ini Rinciannya

Ia menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya hilirisasi sebagai strategi pembangunan nasional. Hilirisasi, kata dia, tidak hanya berlaku di sektor industri dan pertanian, tetapi juga dapat diterapkan pada pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan sektor lainnya yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam visitasi tersebut, peserta akan mengunjungi dua lokus strategis, yakni sektor pariwisata dan kebudayaan di Kabupaten Pesawaran serta sektor perdagangan dan perindustrian di Kabupaten Lampung Selatan.

Di Pesawaran, peserta akan mempelajari penerapan kepemimpinan adaptif dalam pengembangan wisata bahari dan budaya sebagai penggerak ekonomi kreatif masyarakat. Jihan menyebut Lampung kini berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.

“Bahkan setiap akhir pekan banyak kendaraan ber plat nomor BG dari Sumatera Selatan yang memadati berbagai destinasi wisata di Lampung,” ungkapnya.

Menurut Jihan, keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera turut mendorong pertumbuhan sektor pariwisata karena memberikan akses yang lebih mudah bagi wisatawan.

Sementara itu, di Lampung Selatan peserta akan mempelajari strategi hilirisasi industri, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta tata niaga perdagangan internasional. Kabupaten tersebut dinilai memiliki posisi strategis sebagai gerbang Pulau Sumatera yang berperan penting dalam aktivitas ekonomi dan logistik nasional.

Jihan berharap para peserta dapat melakukan kajian mendalam terhadap berbagai inovasi dan praktik terbaik yang diterapkan di Lampung. Di sisi lain, Pemprov Lampung juga membuka ruang untuk menerima rekomendasi dan gagasan baru dari para peserta.

“Rekomendasi tersebut akan menjadi bahan yang sangat berharga bagi kami dalam meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan publik di Provinsi Lampung,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sumatera Selatan M. Edwar Juliartha, mengatakan kunjungan ke Lampung bertujuan memperkaya pengalaman dan pembelajaran peserta PKN Tingkat II.

BACA JUGA :  Pemprov Lampung Ingatkan ASN Soal Randis dan Gratifikasi Jelang Lebaran

“Kami datang untuk memperoleh pengalaman, pembelajaran, serta praktik-praktik terbaik yang dapat menjadi referensi bagi para peserta PKN Tingkat II,” ujar Edwar.

Ia menjelaskan penetapan Lampung sebagai lokus Visitasi Kepemimpinan Nasional telah melalui proses kajian dan koordinasi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

“Kami berharap kunjungan ini dapat memperkuat sinergi sekaligus menghasilkan berbagai masukan yang bermanfaat bagi pengembangan tata kelola pemerintahan di daerah,” pungkasnya.

(Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *