PIJAR MEDIA, TUBABA — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, mulai memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban di seluruh wilayah setempat.
Pemeriksaan dilakukan secara serentak melalui seluruh Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang tersebar di Tubaba guna memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak disembelih.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Disnakeswan Tubaba, Irwan Sutrisno, mengatakan pengawasan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit hewan sekaligus menjamin keamanan hewan kurban yang akan dikonsumsi masyarakat.
“Pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh calon hewan kurban seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba yang ada di wilayah Tubaba,” kata Irwan mendampingi Plt.Kepala Disnakeswan Eri Budi Santoso, saat dikonfirmasi, Kamis (21/05/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan pemeriksaan melibatkan dokter hewan, paramedik veteriner, serta petugas peternakan di masing-masing wilayah kerja Puskeswan se Tubaba.
Menurutnya, pengawasan dimulai sejak H-7 hingga H+7 Idul Adha, yang mana pemeriksaan terdiri dari pemeriksaan ante mortem dan post mortem untuk menjamin daging yang dihasilkan Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH)
Petugas turun langsung ke kandang peternak maupun lapak penjualan hewan kurban untuk memastikan kondisi fisik hewan sehat, tidak menunjukkan gejala penyakit menular, serta memenuhi syarat layak kurban.
“Targetnya seluruh hewan calon kurban yang ada di wilayah Tubaba bisa dilakukan pemeriksaan oleh petugas,” ujarnya.
Berdasarkan hasil sementara, Disnakeswan Tubaba telah memeriksa sebanyak 156 ekor sapi, 1.087 ekor kambing, dan 32 ekor domba. Pemeriksaan masih terus berlangsung hingga mendekati pelaksanaan Idul Adha.
Selain memeriksa kesehatan hewan, petugas juga menemukan beberapa ternak yang belum memenuhi syarat umur untuk dijadikan hewan kurban.
“Ada beberapa ternak yang belum cukup umur atau belum poel, sehingga kami sarankan untuk tidak dijadikan hewan kurban. Oleh karenanya, Disnakeswan Tubaba berharap masyarakat dapat lebih selektif saat membeli hewan kurban dan memanfaatkan layanan pemeriksaan dari petugas kesehatan hewan terdekat agar pelaksanaan kurban tahun ini berjalan aman, sehat, dan sesuai syariat,” pungkasnya. (Rian)













