PIJAR MEDIA, LAMPUNG SELATAN — Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PKC PMII Lampung, menggelar kegiatan Movement Gathering dan bakti sosial di Desa Tejang Pulau Sebesi, Kabupaten Lampung Selatan.
Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari terhitung tanggal 15 sampai 16 Mei 2026. Adapun kegiatan diisi dengan istighosah bersama, pembagian sembako kepada warga pesisir, diskusi gerakan mahasiswa, hingga makan bersama di tepi pantai.
Rangkaian kegiatan tersebut mengusung nilai Tri Hablum, yakni hubungan manusia dengan Tuhan (Habluminallah), hubungan sesama manusia (Habluminannas), serta hubungan manusia dengan alam (Habluminalalam).
Kedatangan rombongan pengurus PMII Lampung, disambut Kepala Desa Tejang Pulau Sebesi beserta perangkat desa dan masyarakat setempat.
Ketua PKC PMII Lampung, M. Yusuf Kurniawan, mengatakan kegiatan itu menjadi bentuk nyata gerakan mahasiswa yang tidak hanya hadir di ruang diskusi, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa PMII hadir tidak hanya di forum diskusi, tapi juga di tengah masyarakat. Dari istighosah, bakti sosial, sampai makan bersama dengan warga, semua ini adalah ikhtiar kami menjalankan Tri Hablum secara utuh,” kata Yusuf dalam keterangannya, Sabtu (16/05/2026).
Kegiatan diawali dengan istighosah dan doa bersama yang diikuti warga dan kader PMII. Dalam doa tersebut, peserta memanjatkan harapan untuk keselamatan bangsa, kedamaian daerah, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Selain itu, PKC PMII Lampung juga membagikan paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap kondisi ekonomi masyarakat pesisir di Pulau Sebesi.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat digelar fun game dan diskusi santai terkait isu lingkungan pesisir serta penguatan konsolidasi gerakan mahasiswa di Lampung.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan acara bakar ikan dan makan bersama warga di tepi pantai. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat sekaligus ajakan menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Kepala Desa Tejang Pulau Sebesi, mengapresiasi kegiatan yang digelar PMII Lampung. Menurut dia, kehadiran mahasiswa membawa dampak positif bagi masyarakat desa.
“Kami berterima kasih atas kepedulian adik-adik PMII Lampung. Doa bersama, bantuan sembako, dan kebersamaan saat bakar ikan membuat warga merasa diperhatikan. Semoga silaturahmi ini terus terjaga,” ujarnya.
Tak berhenti di Pulau Sebesi, kegiatan kader PMII se Lampung direncanakan akan berlanjut pada Minggu (17/05/2026), melalui program Shodaqoh Oksigen berupa penanaman mangrove di Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan.
Melalui kegiatan tersebut, PKC PMII Lampung berharap gerakan mahasiswa dapat berjalan seimbang antara penguatan spiritual, kepedulian sosial, dan pelestarian lingkungan, sekaligus mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat pesisir.
(Rian)













