PIJAR MEDIA, TUBABA— Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tubaba menyalurkan berbagai bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat di tiga kecamatan, yakni Tulang Bawang Tengah (TBT), Tulang Bawang Udik (TBU), dan Tumijajar.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Tiyuh (Desa) Candra Mukti, Kecamatan TBT pada Kamis (07/05/2026) itu, berlangsung penuh antusias dan dihadiri langsung oleh Bupati Tubaba Novriwan Jaya, jajaran Baznas Tubaba, Asisten I, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pimpinan Bank Lampung, Camat, Kepala Tiyuh, hingga para penerima manfaat.
Bantuan yang disalurkan meliputi santunan bagi penggali makam, beasiswa non akademik untuk siswa berprestasi, bantuan jamban sehat, hingga modal usaha mikro bagi pedagang kecil.
Ketua Baznas Tubaba H. Purwanto mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Baznas dan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendorong kesejahteraan warga melalui program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
“Baznas hadir bukan hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga ingin mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap seluruh bantuan ini benar-benar bermanfaat dan dapat meringankan beban para penerima,” kata Purwanto.
Ia menjelaskan, untuk santunan penggali makam sebesar Rp150 ribu diberikan kepada 262 penerima yang tersebar di tiga kecamatan, terdiri dari 177 orang di Kecamatan TBT, 40 orang di TBU, dan 45 orang di Tumijajar.
Selain itu, Baznas juga menyalurkan beasiswa non akademik sebesar Rp500 ribu kepada para siswa SD dan SMP yang berprestasi di bidang non akademik. Rinciannya, sebanyak 12 siswa di TBT, 8 siswa di TBU, dan 22 siswa di Tumijajar menerima bantuan tersebut.
“Anak-anak yang memiliki prestasi di luar akademik juga perlu mendapatkan perhatian dan dukungan agar semakin termotivasi mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.
Tak hanya itu, bantuan jamban sehat senilai Rp3 juta juga diberikan kepada warga yang belum memiliki fasilitas sanitasi layak di Kecamatan TBT dan TBU. Sebanyak 5 warga di TBT dan 9 warga di TBU menerima bantuan tersebut.
Sementara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil, Baznas bersama Pemkab Tubaba turut memberikan bantuan modal usaha mikro sebesar Rp500 ribu kepada pedagang kecil. Masing-masing 7 penerima berasal dari Kecamatan TBT, TBU, dan Tumijajar.
Bupati Tubaba Novriwan Jaya, pada kesempatan itu mengapresiasi langkah Baznas Tubaba yang terus aktif bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadirkan program-program sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat kecil yang membutuhkan dukungan.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi Baznas Tubaba bersama pemerintah daerah. Program seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga,” kata Novriwan.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas dapat terus diperkuat agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Kami ingin bantuan ini benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin. Mudah-mudahan bisa menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus berusaha dan meningkatkan taraf hidupnya,” pungkasnya. (Rian).













