PIJAR MEDIA, TUBABA — Tulang Bawang Barat (Tubaba) Football League U-17 memasuki partai puncak setelah rangkaian pertandingan penyisihan hingga semifinal selesai digelar.
Laga perebutan juara ketiga dan keempat serta grand final dijadwalkan berlangsung di Tiyuh (Desa) Mulya Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kamis (13/08/2026).
Ketua PSSI Kabupaten Tubaba, Alfredo Isnovandi, mengatakan laga perebutan posisi ketiga dan keempat mempertemukan Tumijajar FC melawan TBU FC. Pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB.
Setelah itu, pertandingan dilanjutkan dengan grand final yang mempertemukan Gunung Agung FC melawan Way Kenanga FC.
“Insyaallah pada sore hari ini sudah siap semua. Persiapan mulai dari panitia, tamu undangan, dan seluruh stakeholder sudah matang untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sampai puncak final,” kata Alfredo, Kamis (13/08/2026).
Menurutnya, Tubaba Football League U-17 tidak semata-mata berorientasi pada perebutan gelar juara. Turnamen tersebut juga menjadi wadah untuk membangun kebersamaan, persatuan, sekaligus mengembangkan sumber daya manusia melalui olahraga sepak bola.
“Ini bukan semata-mata mencari juara, tetapi membangun kebersamaan, persatuan serta SDM yang ada di Tubaba melalui olahraga sepak bola,” ujarnya.
Alfredo berharap kompetisi sepak bola usia muda tersebut dapat terus digelar secara berkelanjutan. Menurut dia, keberlanjutan event menjadi penting untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk meraih prestasi.
Ia juga menilai kegiatan olahraga seperti Tubaba Football League dapat menjadi sarana untuk mendorong anak muda terlibat dalam aktivitas yang positif.
“Ini menjadi contoh nyata untuk memotivasi anak muda dalam kegiatan positif,” katanya.
Selain aspek olahraga, Alfredo menyebut pelaksanaan turnamen turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar lokasi pertandingan.
Menurutnya, meningkatnya aktivitas masyarakat selama turnamen dapat membuka peluang bagi pelaku usaha, mulai dari penjualan makanan ringan hingga perlengkapan olahraga seperti jersey.
“Ekonomi UMKM seperti makanan ringan, pakaian jersey dan lain-lain juga ikut meningkat. Dengan kegiatan seperti ini, ekonomi di setiap kecamatan bisa terdorong,” pungkasnya.
Dengan mempertemukan tim-tim terbaik dari sejumlah wilayah di Tubaba, partai final Tubaba Football League U-17 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan sepak bola usia muda sekaligus mempererat kebersamaan antarmasyarakat di daerah tersebut.
(Rian)













