Pembangunan 69 KDKMP di Tubaba Berjalan, Pemkab Usulkan Skema Pembelian Lahan

Foto : Saat Rakor Verifikasi dan Validasi Pembangunan KDKMP Tubaba di Diskoperindag

PIJAR MEDIA, TUBABA — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, terus berjalan dan menunjukkan perkembangan signifikan.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Tubaba, Achmad Nazaruddin, didampingi Fungsional Koperasi, Amin Nuroni, mengatakan hingga saat ini sebanyak 69 unit KDKMP telah memasuki tahap pembangunan fisik di berbagai tiyuh dan kelurahan.

“Dari 103 KDKMP yang akan dibangun di Tubaba, sampai saat ini pembangunan sudah mencapai 69 KDKMP. Sementara sisanya ada yang sudah siap dan ada juga yang masih mengalami beberapa kendala,” ujar Amin saat dikonfirmasi, Rabu (11/03/2026).

Ia menerangkan, terdapat 10 KDKMP lainnya yang sudah memiliki lahan dan siap dibangun, sehingga dianjurkan segera berkoordinasi dengan Kodim melalui Koramil atau Babinsa setempat untuk penginputan data pada portal Agrinas sebagai syarat pengajuan pembangunan tahap selanjutnya.

10 lokasi tersebut berada di beberapa kecamatan, diantaranya Tiyuh (Desa) Tirta Makmur, Panaragan, Candra Jaya, Kagungan Ratu Agung, Gunung Terang, Jaya Murni, Dwikora Jaya, Bujung Dewa, Bujung Sari Marga, dan Toto Katon.

Meski demikian, proses pembangunan KDKMP di Tubaba masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait ketersediaan dan kelayakan lahan.

Berdasarkan data Diskoperindag Tubaba, 7 KDKMP hingga kini belum memiliki lahan sama sekali. Lokasi tersebut berada di Panaragan Jaya Indah, Penumangan, Mulya Jaya, Terang Makmur, Terang Mulya, Sakti Jaya, serta Margo Dadi.

Selain itu, 9 KDKMP telah memiliki lahan namun luasnya belum memenuhi standar minimal 800 meter persegi. Kondisi tersebut membuat pembangunan masih menunggu kebijakan teknis terkait pola pembangunan yang akan disesuaikan pada tahap kedua.

Di sisi lain, terdapat pula 8 KDKMP yang dinilai berada di lokasi kurang strategis, seperti tidak berada di jalur utama atau tidak dapat diakses kendaraan roda empat. Untuk lokasi tersebut, pemerintah daerah mendorong agar dilakukan penukaran lahan dengan lokasi yang lebih layak.

BACA JUGA :  DPPKB Tubaba Berikan Layanan KB Implant Gratis, Dipadukan Skrining Kanker Serviks pada HKG PKK 2026

“Seiring dengan berbagai kendala teknis di lapangan, jadwal pembangunan KDKMP juga mengalami penyesuaian. Pada jadwal terbaru, tahap I pembangunan berlangsung dari November 2025 hingga April 2026, sedangkan tahap II dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026. Sebelumnya, tahap I direncanakan selesai pada Januari hingga Maret 2026. Dan tahap II mulai Maret – Agustus 2026,” terang Amin.

Dia menambahkan, pemerintah daerah juga telah menggelar rapat koordinasi verifikasi dan validasi pembangunan fisik KDKMP pada 9 Maret 2026 di Kantor Diskoperindag Tubaba yang dipimpin Asisten I Sekretaris Daerah dan dihadiri sejumlah instansi terkait.

“Dalam rapat tersebut ditegaskan bahwa target pembangunan seluruh KDKMP di setiap tiyuh dan kelurahan di Tubaba diharapkan dapat selesai pada Agustus 2026,” ungkapnya.

Untuk mempercepat pembangunan KDKMP, Pemkab juga mengusulkan opsi pembelian lahan menggunakan Dana Desa (DD) atau Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) desa bagi tiyuh yang belum memiliki lahan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT) Tubaba, Sofiyan Nur, menjelaskan bahwa skema tersebut saat ini masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.

“Pengadaan atau pembelian lahan masih menunggu persetujuan Menteri Dalam Negeri. Pemerintah daerah sifatnya mengusulkan, jika diperbolehkan maka pengadaan lahan bisa dilakukan menggunakan Dana Desa atau SILPA desa. Jika tidak diperbolehkan, maka kita lihat bagaimana nanti petunjuk pusat,” pungkasnya. (Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *