Perkuat Kualitas LKPD, Inspektorat Mesuji Bedah Metodologi Reviu Bersama Itjen Kemendagri

PIJAR MEDIA, MESUJI – Dalam upaya mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan meningkatkan kualitas akuntabilitas keuangan, jajaran Inspektorat Kabupaten Mesuji mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Reviu Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), Kamis (12/03/2026).

​Kegiatan yang diinisiasi oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri) ini diikuti langsung oleh Plt. Inspektur Kabupaten Mesuji, Najmul Fikri, S.I.P., M.I.P., bersama seluruh Pejabat Struktural dan Fungsional secara daring melalui platform Zoom Meeting.

Dalam ​Bimtek tersebut menghadirkan dua narasumber ahli dari Itjen Kemendagri, yakni Budi Wahyudi, S.E., MPR, CFrA dan Fenny Ika Susanty, S.E., M.Si., QIA, CRMO, CGAM. Keduanya memaparkan secara mendalam mengenai penguatan kapasitas Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dalam melakukan pengawasan mandiri sebelum laporan diserahkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

​Plt. Inspektur Inspektorat kabupaten Mesuji, Najmul Fikri, menegaskan bahwa reviu LKPD ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan benteng pertahanan pertama dalam memastikan validitas data keuangan daerah.

​”Kami ingin memastikan bahwa setiap angka yang tersaji dalam LKPD Kabupaten Mesuji dapat dipertanggung jawabkan secara hukum dan metodologi akuntansi. Dengan bimbingan langsung dari Itjen Kemendagri, kami berharap APIP Mesuji memiliki ketajaman yang sama dalam mendeteksi potensi kesalahan sebelum diaudit oleh BPK,” ujar Najmul Fikri kepada Media ini.

​Fokus pada Transparansi dan Akuntabilitas
​Materi yang disampaikan mencakup pemahaman komprehensif mengenai tahapan, metodologi terbaru, serta penguatan kualitas dokumen pendukung. Hal ini krusial mengingat dinamisnya standar akuntansi pemerintahan yang berlaku.

​Najmul menambahkan bahwa peningkatan kapasitas ini adalah langkah strategis di tengah tuntutan publik yang semakin tinggi terhadap transparansi anggaran.

​”Target kita bukan hanya sekadar meraih opini WTP, tetapi bagaimana tata kelola keuangan ini benar-benar memberikan dampak pada pembangunan daerah. APIP yang kompeten adalah kunci untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel di Bumi Ragab Begawe Caram,” imbuhnya.

BACA JUGA :  DPPKB Tubaba Berikan Layanan KB Implant Gratis, Dipadukan Skrining Kanker Serviks pada HKG PKK 2026

​Melalui penguatan kompetensi ini, Inspektorat Kabupaten Mesuji diharapkan semakin optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan internal. Dengan proses reviu yang profesional dan sesuai standar, risiko temuan material diharapkan dapat diminimalisir, sehingga laporan keuangan yang disajikan benar-benar andal dan transparan. (Kotan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *