Lawan Defisit Anggaran: PUPR Mesuji Tetap Pastikan Semangat Pembangunan, Ini Penegasan Putrawan

Foto : Plt.Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mesuji, Putrawan Jisa Putra, S.H., M.H.,

PIJAR MEDIA, MESUJI – Di tengah tantangan defisit anggaran yang melanda, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mesuji tetap menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga ritme pembangunan dan kesejahteraan para pekerjanya.

Hal ini ditegaskan dalam agenda buka puasa bersama sekaligus penyaluran apresiasi bagi puluhan pejuang lapangan yang berlangsung di Sekretariat Dinas PUPR, Sabtu (14/03/2026).

​Kegiatan yang dilaksanakan menjelang penghujung Ramadan 1447 H ini menyasar tenaga operator alat berat hingga tenaga kerja swakelola. Para pekerja yang merupakan garda terdepan infrastruktur tersebut menerima paket apresiasi berupa perlengkapan ibadah, uang transportasi, hingga Tunjangan Hari Raya (THR).

Wujud Nyata Apresiasi Pemerintah.

​Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mesuji, Putrawan Jisa Putra, S.H., M.H., menyatakan bahwa momentum ini bukan sekadar seremonial rutin, melainkan ruang penguatan sinergi antara jajaran struktural dan pejuang lapangan.

​”Kegiatan ini adalah bentuk apresiasi kami atas loyalitas rekan-rekan. Mereka adalah ujung tombak dalam merealisasikan program infrastruktur, mulai dari pemeliharaan jalan hingga sarana publik. Kami ingin memastikan semangat kebersamaan ini tetap terjaga,” ujar Putrawan dalam sambutannya.

​Putrawan menjelaskan, agenda ini terlaksana atas instruksi langsung Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, yang menaruh perhatian besar pada kesejahteraan pekerja teknis. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan penghormatan khusus kepada tokoh pembangunan Mesuji, H. Khamami.

​”Sudah sewajarnya kita memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Bupati Elfianah dan Bapak Khamami. Dedikasi mereka dengan semboyan ‘Tiada Hari Libur Kecuali Tidur’ menunjukkan kepedulian luar biasa terhadap kesejahteraan kita semua,” tambahnya.

Komitmen Sejahtera di Tengah Keterbatasan

​Poin krusial dalam pertemuan tersebut adalah komitmen Pemkab Mesuji dalam mengupayakan THR bagi tenaga PPPK, termasuk tenaga PPPK paruh waktu dan pemegang NIB, meski kondisi fiskal daerah sedang mengalami defisit.

BACA JUGA :  Gubernur Mirza Perkuat Harmoni Antarumat Beragama, HKBP Siap Jadi Mitra Strategis Pembangunan Lampung

​Putrawan membandingkan kebijakan di Mesuji dengan daerah lain. Menurutnya, jika di daerah lain PPPK dengan masa kerja di bawah satu tahun hanya menerima sekitar Rp350 ribu, di Mesuji mereka mendapatkan hak penuh lebih dari Rp1 juta.

​”Ini bukti kemuliaan hati pimpinan kita. Oleh sebab itu, saya mengajak kita semua untuk membalasnya dengan bekerja serius dan ikhlas. Jika kita tulus membangun Mesuji, insya Allah rezeki akan datang dari arah mana saja,” pesannya optimis.

Menepis Hoaks dengan Inovasi Kerja

​Menutup arahannya, Putrawan mengimbau seluruh jajaran agar tidak terpengaruh oleh disinformasi atau konten negatif di media sosial mengenai Kabupaten Mesuji. Ia meminta para pegawai menjawab isu miring tersebut dengan bukti kerja nyata dan inovasi.

​Salah satu langkah konkret yang diambil Dinas PUPR dalam menyiasati keterbatasan anggaran adalah pemanfaatan material disposal atau limbah tol untuk menutupi kekurangan material pembangunan jalan.

​”Kita memiliki armada alat berat yang lebih lengkap dibanding kabupaten lain, jadi kita manfaatkan itu. Dengan inovasi dan semangat yang sama, kita harus pastikan bahwa pelayanan infrastruktur tetap berjalan maksimal bagi masyarakat,” pungkas Putrawan. (Kotan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *