PIJAR MEDIA, MESUJI – Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, turun langsung ke wilayah terpencil untuk menekan angka putus sekolah. Melalui program Fokus Sapa Rumah (FSR).
Kali ini, jajaran dinas menyambangi warga belajar di Desa Panggung Rejo, Kecamatan Rawajitu Utara, Sabtu (18/04/2026). Kegiatan ini dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Mesuji, Fittrya Sari. Ia bersama tim mendatangi rumah-rumah warga yang mengikuti pendidikan kesetaraan, mulai dari Paket A, B, hingga C.
“Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kami ingin memastikan layanan pendidikan benar-benar sampai ke masyarakat, bahkan hingga ke depan pintu rumah mereka,” kata Fittrya di sela kunjungan.
Menurutnya, pendekatan langsung dinilai lebih efektif untuk mengetahui penyebab anak putus sekolah, mulai dari kendala ekonomi, jarak, hingga rendahnya motivasi belajar.
Dalam kunjungan itu, tim juga memberikan pendampingan dan motivasi kepada warga belajar agar tetap melanjutkan pendidikan. Fittrya menegaskan, pendidikan merupakan hak dasar yang tidak boleh terhambat kondisi apa pun.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga Mesuji yang tertinggal dari akses pendidikan,” ujarnya.
Desa Panggung Rejo yang berada di wilayah pesisir utara Mesuji menjadi salah satu titik prioritas karena faktor geografis yang cukup menantang. Akses yang terbatas kerap menjadi kendala bagi masyarakat dalam menjangkau layanan pendidikan formal.
Kehadiran langsung Dinas Pendidikan pun disambut positif warga. Orang tua dan peserta didik mengaku termotivasi untuk kembali melanjutkan pendidikan hingga tuntas.
Program FSR sendiri menjadi andalan Pemkab Mesuji dalam meningkatkan partisipasi pendidikan dengan pendekatan humanis. Melalui kunjungan dari rumah ke rumah, pemerintah berharap dapat menekan angka putus sekolah sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. (Kotan)













