Jaga Pasokan MBG, SPPG KYNETA Pantau Harga dan Stok Pangan di Pasar

Foto : SPPG KYNETA Pantau Harga dan Stok Pangan di Pasar

PIJAR MEDIA, TUBABA — Bukan hanya menyiapkan makanan bergizi, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) KYNETA Tirta Kencana 3 juga rutin turun langsung ke pasar untuk memastikan kebutuhan bahan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap tersedia.

Pemantauan dilakukan dengan mengecek langsung perkembangan harga dan stok berbagai komoditas pangan yang menjadi kebutuhan dapur MBG. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran pengadaan bahan pangan sekaligus mengantisipasi perubahan kondisi pasar.

Kali ini, kegiatan tersebut berlangsung di Pasar Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, Kamis (17/09/2026).

Kepala SPPG KYNETA Tirta Kencana 3, Andrisal, mengatakan survei pasar dilakukan untuk mendapatkan gambaran langsung mengenai kondisi harga dan ketersediaan bahan pangan di lapangan.

“Pemantauan pasar menjadi bagian penting dalam proses pengadaan bahan pangan. Sebab, harga maupun ketersediaan komoditas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi di lapangan,” kata Andrisal kepada media.

Menurutnya, hasil pemantauan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan pengadaan kebutuhan dapur. Dengan mengetahui kondisi pasar secara berkala, SPPG dapat mempersiapkan kebutuhan bahan pangan sesuai kondisi dan kebutuhan operasional.

“Kegiatan survei pasar ini juga dilakukan secara rutin, sedikitnya satu hingga dua kali dalam sepekan, sebagai upaya menjaga kelancaran penyediaan bahan makanan untuk program MBG,” jelasnya.

Tak hanya memperhatikan harga, SPPG KYNETA Tirta Kencana 3 juga memastikan stok bahan pangan tetap tersedia. Ketersediaan pasokan menjadi faktor penting agar proses pengolahan dan penyediaan makanan bergizi bagi penerima manfaat dapat berlangsung tanpa kendala.

Pemantauan rutin juga memungkinkan pihak SPPG lebih cepat mengetahui apabila terdapat perubahan harga atau berkurangnya ketersediaan komoditas tertentu di pasar. Informasi tersebut kemudian dapat menjadi dasar dalam menyiapkan langkah pengadaan bahan pangan.

BACA JUGA :  Bencana Rumah Roboh di Bandar Dewa, Bantuan Pembangunan Disiapkan

“Jadi, kita tidak hanya melihat harga, tetapi juga memastikan bahan yang dibutuhkan tersedia. Dengan begitu, kebutuhan dapur bisa dipersiapkan dengan baik dan pelayanan MBG tetap berjalan,” ujar Andrisal.

Ia berharap langkah tersebut dapat terus mendukung pelaksanaan program MBG, khususnya dalam menjaga kesinambungan penyediaan makanan bergizi bagi para penerima manfaat.

“Kita berharap langkah ini dapat mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar berjalan konsisten, sekaligus memastikan makanan yang disiapkan bagi penerima manfaat tetap dapat dipenuhi sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

(Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *