HUT ke-81 PMI, 1.550 Warga Daftar Donor Darah di Lampung

Foto : Kegiatan Donor Darah HUT PMI di Provinsi Lampung

PIJAR MEDIA, BANDAR LAMPUNG — Sebanyak 1.550 calon pendonor terdaftar dalam rangkaian donor darah memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) di Provinsi Lampung.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pun mendorong donor darah menjadi budaya masyarakat. Kegiatan donor darah tersebut digelar selama tiga hari, 16-18 September 2026, dengan melibatkan PMI Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung, Bank Mandiri, PT Asia Makmur, pengemudi ojek daring, relawan, dan berbagai unsur masyarakat.

Gubernur Mirza mengatakan PMI memiliki peran yang jauh lebih luas dibanding sekadar pelayanan donor darah. Menurutnya, PMI juga harus menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian sosial dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.

“Donor darah ini harus terus digelorakan. Jadi donor darah bisa jadi budaya di Lampung,” ujar Mirza saat menghadiri rangkaian HUT ke-81 PMI di Golden Bistro, Bandar Lampung, Kamis (17/09/2026).

Selain mendorong budaya donor darah, Mirza meminta PMI memperkuat edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat. Ia berharap kesiapsiagaan tidak hanya menjadi kemampuan relawan, tetapi berkembang menjadi kebiasaan masyarakat.

“Ke depan bagaimana budaya mitigasi bencana ini harus dibantu oleh PMI. Bukan hanya melatih, tetapi menjadikan sifat siap siaga menjadi budaya seluruh masyarakat di Provinsi Lampung,” katanya.

Menurut Mirza, kondisi geografis Lampung membuat kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana perlu terus diperkuat, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah pesisir.

Ia menilai semangat gotong royong dan tolong-menolong harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Dengan begitu, warga dapat saling membantu ketika terjadi bencana maupun kondisi darurat lainnya.

“Enggak perlu nunggu PMI lagi, karena masyarakatnya ke depan mereka sudah punya semangat PMI,” terangnya.

Mirza mengatakan PMI memiliki mandat kemanusiaan yang luas, termasuk membantu masyarakat ketika menghadapi perang, bencana, kekeringan, maupun persoalan kemanusiaan lainnya.

BACA JUGA :  Disdikbud Tubaba Kawal Usulan, SMP Karya Bhakti Akhirnya Masuk Program Revitalisasi Kemendikdasmen 2026

“PMI ini tumpah darah. Jadi tugasnya PMI ini kalau perang ya ada PMI. Tentara yang nembak, terluka PMI. Bencana PMI. Kekeringan PMI. Kelaparan PMI,” tuturnya.

Karena itu, Pemprov Lampung mendorong PMI terus memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalitas pelayanan, memperbanyak relawan, dan memperluas jangkauan pelayanan kemanusiaan.

Menurut Mirza, pembangunan daerah juga tidak cukup hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan fisik. Kepedulian sosial masyarakat menjadi salah satu indikator penting kemajuan daerah.

“Kemajuan sebuah daerah bukan hanya diukur dari seberapa tinggi bangunannya, tapi juga seberapa besar kepedulian warganya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Lampung Purnama Wulansari Mirza mengatakan rangkaian HUT ke-81 PMI dirancang tidak sekadar sebagai kegiatan seremonial. Sejumlah aksi kemanusiaan dilakukan untuk memperluas manfaat langsung kepada masyarakat.

Salah satunya distribusi air bersih bagi warga terdampak kekeringan. PMI Lampung telah menyalurkan 445.400 liter air bersih kepada 57.031 penerima manfaat di 71 titik yang tersebar di Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Pringsewu.

PMI Lampung juga mendistribusikan 30.000 masker sebagai respons terhadap dampak abu vulkanik erupsi Gunung Krakatau. Masker tersebut disalurkan di Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Pringsewu.

Untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam donor darah, PMI menggandeng pengemudi ojek daring. Hingga pelaksanaan kegiatan, tercatat 1.550 calon pendonor telah mendaftar.

Bank Mandiri turut mendukung kegiatan tersebut dengan memberikan bantuan dana Rp200.000 kepada pendonor yang berhasil mendonorkan darahnya. Sedangkan PT Asia Makmur memberikan dukungan berupa kebutuhan pokok bagi para pendonor.

Tak hanya donor darah, PMI Lampung juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis pada 17-18 September 2026 bersama Dinas Kesehatan. Pelayanan tersebut menyasar masyarakat, termasuk para pengemudi transportasi daring.

BACA JUGA :  Lampung Jajaki Kerja Sama Teknologi Kedokteran SCCR dan APU

PMI Lampung juga menyalurkan 75 unit kursi roda secara gratis kepada penyandang disabilitas dan lanjut usia yang membutuhkan. Bantuan itu didistribusikan ke 15 kabupaten/kota di Lampung dengan dukungan donasi PT Asia Makmur.

Sementara untuk membangun kesadaran kemanusiaan dan kesiapsiagaan sejak usia muda, PMI menyiapkan sejumlah kegiatan bagi generasi muda. Di antaranya Lomba Tandu Darurat, Lomba Reels Edukasi Kemanusiaan, dan PMI Goes to School.

Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan keterampilan kesiapsiagaan, mengenalkan nilai-nilai kepalangmerahan, serta menanamkan kesadaran mitigasi bencana sejak dini.

Peringatan HUT ke-81 PMI ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua PMI Provinsi Lampung Purnama Wulansari Mirza. Potongan tumpeng pertama diberikan kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebagai simbol kebersamaan dan dukungan terhadap gerakan kemanusiaan.

Ketua PMI Provinsi Lampung Purnama Wulansari Mirza menegaskan, semangat kemanusiaan harus terus dijaga dan diwujudkan melalui aksi nyata yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap rangkaian HUT ke-81 PMI tidak berhenti sebagai momentum tahunan, tetapi menjadi penggerak untuk memperkuat kepedulian, gotong royong, donor darah, serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan kebencanaan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk bersama-sama menumbuhkan semangat kemanusiaan. Karena PMI tidak bisa bekerja sendiri, dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama agar semakin banyak manfaat yang dapat diberikan kepada sesama,” pungkasnya.

(Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *