Satu Canting Membawa Berkah: Aksi Inspiratif SMPN 9 Mesuji Berbagi Beras di Bulan Ramadhan

PIJAR MEDIA, MESUJI – Momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dimanfaatkan keluarga besar SMP Negeri 9 Mesuji, Kecamatan Rawajitu Utara, untuk menebar kebaikan melalui aksi sosial yang menyentuh hati.

Mengusung tema “Bersedekah Beras di Bulan Ramadhan”, sekolah ini menggelar aksi berbagi untuk membantu sesama warga sekolah yang membutuhkan, Senin (09/03/2026).

​Kegiatan yang berlangsung khidmat di lingkungan sekolah tersebut menjadi catatan sejarah tersendiri. Pasalnya, ini merupakan perdana dilaksanakan di bawah nakhoda Kepala SMPN 9 Mesuji, Arif Budi Setiawan, S.Pd., M.Pd.

​Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Meski imbauan awal hanya meminta kesediaan siswa dan guru membawa “satu canting” beras dari rumah, kenyataan di lapangan justru melampaui ekspektasi. Banyak dari mereka yang membawa beras dalam jumlah yang jauh lebih banyak sebagai wujud keikhlasan.

​Kepala SMPN 9 Mesuji, Arif Budi Setiawan, mengaku terharu melihat semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh anak didiknya maupun dewan guru.

​”Alhamdulillah, niat tulus kami dapat berjalan dengan sangat baik. Kami tidak mewajibkan, sifatnya imbauan penuh keikhlasan bagi yang mampu saja. Namun, respons para guru dan murid sangat luar biasa hingga terkumpul beras dalam jumlah yang cukup banyak,” ungkap Arif dengan nada bangga.

​Dari aksi pengumpulan sukarela tersebut, pihak sekolah berhasil mengumpulkan total beras sebanyak 196 kilogram atau hampir mencapai 2 kuintal. Beras-beras ini kemudian dikemas kembali untuk disalurkan kepada 27 siswa SMPN 9 Mesuji yang berasal dari keluarga kurang mampu.

​Arif menjelaskan bahwa pendidikan karakter menjadi esensi utama di balik kegiatan ini. Menurutnya, berbagi bukan soal besar atau kecilnya nilai yang diberikan, melainkan tentang menumbuhkan empati sejak dini di hati para siswa.

BACA JUGA :  Yayasan Juang Samo Bediri Gelar Buka Bersama dan Santuni 21 Anak Yatim di Tubaba

​”Beras ini bersumber dari rezeki yang disisihkan oleh para guru dan murid yang membawa beras konsumsi dari rumah masing-masing. Kami ingin mengajarkan bahwa dengan menyisihkan sedikit dari apa yang kita miliki, kita bisa meringankan beban saudara kita di bulan yang penuh berkah ini,” tambahnya.

​Rencananya, bantuan tersebut akan segera didistribusikan secara langsung kepada para siswa yang telah terdata, guna membantu kebutuhan pangan keluarga mereka selama menjalankan ibadah puasa. Aksi ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan yang dapat mempererat tali silaturahmi dan solidaritas di lingkungan SMPN 9 Mesuji.

Sementara disisi lain, melihat aksi inspiratif ini pun mendapat perhatian khusus dari Pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mesuji dengan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif yang dilakukan oleh SMPN 9 Mesuji.

​Plt. Kepala Dinas Disdikbud Mesuji Fittrya Sari , mengungkapkan kegiatan semacam ini adalah cerminan giat yang patut di teladani sebagai salah satu wujud nyata dari implementasi pendidikan karakter generasi bangsa.

Yang mana dikatakan suatu nilai edukasi yang perlu diterapkan tidak hanya diajarkan di dalam kelas melalui buku teks. Melainkan juga dengan aksi sosial yang wajib ditanamkan kepada murid.

​”Saya sangat mengapresiasi langkah SMPN 9 Mesuji. Ini adalah edukasi karakter yang sangat luar biasa. Kita tidak hanya mencetak generasi yang cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kecerdasan empati dan kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama,” ujar Fittrya Sari saat dimintai tanggapannya.

​Lebih lanjut, Fittrya berharap gerakan positif ini bisa menjadi pemantik bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Mesuji untuk melakukan hal serupa, terutama di tengah momentum bulan suci Ramadhan.

​”Momentum Ramadhan adalah waktu terbaik untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan. Apa yang dilakukan siswa-siswi ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk memberi. Semoga ini menjadi berkah bagi sekolah dan menjadi inspirasi bagi kemajuan pendidikan di Mesuji,” imbuhnya.
(Kotan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *