Stok Minyakita di Tubaba Tembus 24 Ribu Liter, Pemkab Akan Gelar Operasi Pasar Rutin

Foto : Kepala Dinas Koperindag Tubaba

PIJAR MEDIA, TUBABA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, memastikan stok minyak goreng bersubsidi Minyakita di wilayahnya dalam kondisi aman.

Berdasarkan data Perum Bulog, persediaan Minyakita mencapai 24.000 liter dan diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir 2026.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Tubaba, Achmad Nazaruddin, mengatakan pemerintah daerah secara rutin memantau ketersediaan stok serta penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) di pasar tradisional maupun toko-toko yang menjadi mitra penyalur Minyakita.

“Hasil pemantauan menunjukkan stok Minyakita di Kabupaten Tubaba masih aman dan harga di lapangan relatif stabil sesuai HET. Berdasarkan informasi dari Bulog, stok yang tersedia saat ini mencapai 24.000 liter dan dipastikan mencukupi hingga akhir tahun 2026,” kata Nazaruddin saat dikonfirmasi media di Kantor Pemda, Jumat (3/7/2026).

Untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Pemerintah Kabupaten Tubaba bersama Perum Bulog akan menggelar operasi pasar murah secara rutin mulai Juli hingga akhir tahun 2026.

Operasi pasar dijadwalkan berlangsung delapan kali setiap bulan atau rata-rata dua kali dalam sepekan. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara bergiliran di pasar-pasar kabupaten hingga seluruh tiyuh atau desa, dengan pelaksanaan perdana direncanakan dimulai pada pekan depan.

Selain Minyakita, operasi pasar juga menyediakan beras dan gula pasir maupun kebutuhan pokok lainnya. Khusus Minyakita, pemerintah menyiapkan sekitar 100 hingga 200 dus pada setiap kegiatan, dengan jumlah yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan dan tingkat antusiasme masyarakat di lokasi pelaksanaan.

Nazaruddin menjelaskan, hingga kini distribusi Minyakita di Kabupaten Tubaba berjalan lancar tanpa kendala. Bulog secara rutin menyalurkan Minyakita kepada pedagang dan pengecer resmi sebanyak dua kali setiap bulan.

BACA JUGA :  AMM Baitul Makmur Sambut Ramadhan 1447 H Bersama Ustadz Abdul Somad

“Setiap pedagang rata-rata menerima alokasi sekitar 20 dus atau setara 240 liter pada setiap penyaluran. Dengan pola distribusi tersebut, kebutuhan masyarakat sejauh ini masih dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemkab Tubaba juga terus memperketat pengawasan distribusi untuk mencegah praktik penimbunan maupun penjualan Minyakita di atas HET. Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

“Melalui pengawasan yang berkelanjutan serta pelaksanaan operasi pasar secara rutin, kami berharap pasokan Minyakita tetap terjaga, harga stabil, dan masyarakat semakin mudah memperoleh minyak goreng bersubsidi bersama kebutuhan pokok lainnya,” pungkasnya.

(Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *