SPPG Daya Sakti Tancap Gas, Distribusi MBG Jangkau Ribuan Penerima

Foto : SPPG Daya Sakti, Tulang Bawang Barat, Resmi Beroperasi

PIJAR MEDIA, TUBABA — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Daya Sakti yang dikelola oleh Yayasan Juang Samo Bediri, resmi mulai mengoperasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung.

Pada hari pertama pelaksanaan, Senin (13/04/2026), sebanyak 1.469 penerima manfaat yang telah ditetapkan berhasil dijangkau tanpa hambatan. Penerima manfaat tersebut terdiri dari peserta didik tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta kelompok sasaran Posyandu.

Kepala SPPG Daya Sakti, Rahmat Pratama, mengatakan pendistribusian perdana ini telah melalui sejumlah tahapan persiapan, termasuk pelatihan bagi para penjamah makanan guna memastikan kualitas dan keamanan pangan.

“Pada Jumat sebelumnya kami telah melaksanakan pelatihan penjamah makanan bersama tim PKP dari Dinas Kesehatan. Ini menjadi bagian penting dalam memastikan standar pelayanan terpenuhi,” ujar Tama, sapaan akrab Kepala SPPG Daya Sakti tersebut.

Ia menjelaskan, dapur MBG yang dioperasikan telah dilengkapi fasilitas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Di antaranya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan sistem penyaringan, penggunaan peralatan memasak dengan Exhaust, serta penyediaan air bersih yang telah melalui penyaringan Reverse Osmosis (RO).

“Seluruh fasilitas kami siapkan untuk menjamin kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat sesuai standar yang ditetapkan,” katanya.

Selain itu, proses pendistribusian turut mendapat pengawalan dari aparat TNI melalui Babinsa untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Menurut Tama, pelaksanaan hari pertama distribusi MBG berjalan tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, hari pertama pendistribusian berjalan cukup lancar,” terangnya.

Ketua Yayasan Juang Samo Bediri, Hamdani, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah dan balita.

Ia berharap kehadiran SPPG Daya Sakti dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Pemkab Tubaba Segera Bentuk Satgas Penertiban Perizinan

Sementara itu, Pembina Yayasan Juang Samo Bediri, Diansyah, menegaskan pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan agar layanan yang diberikan semakin optimal dan berkelanjutan.

“Program ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas,” kata Diansyah.

Dengan dimulainya operasional ini, SPPG Daya Sakti diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi dalam mendukung program MBG di Indonesia serta memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Tubaba. (Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *