PIJAR MEDIA, TUBABA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, memastikan kesiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Tiyuh (Pilkati) serentak tahun 2026 yang akan diikuti oleh 26 tiyuh (desa) di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT) Tubaba, Sofiyan Nur, mengatakan saat ini persiapan telah memasuki tahap penyusunan draft Surat Keputusan (SK) Bupati terkait jadwal dan tahapan pelaksanaan.
“Secara umum persiapan sudah berjalan. Saat ini kami sedang menyusun draft SK Bupati sebagai dasar pelaksanaan Pilkati serentak, tinggal menunggu ditandatangani,” ujar Sofiyan, saat dikonfirmasi media di ruang kerjanya, Selasa (07/04/2026).
Ia menjelaskan, tahapan Pilkati direncanakan mulai pada Juni 2026, menyesuaikan dengan masa jabatan kepala tiyuh yang rata-rata akan berakhir pada Desember 2026 hingga Januari 2027. Sebelum itu, pemerintah daerah akan menggelar rapat koordinasi pada akhir Mei 2026 bersama pemerintah tiyuh dan organisasi perangkat daerah (OPD) guna menyamakan persepsi serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.
Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 22 Oktober 2026, sedangkan pelantikan kepala tiyuh terpilih akan dilaksanakan secara bertahap mulai 9 November hingga 8 Desember 2026.
Dari sisi regulasi, Pilkati mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa. Dalam ketentuan tersebut, calon tunggal diperbolehkan untuk mengikuti pemilihan dengan mekanisme melawan kotak kosong. Sementara jika jumlah calon lebih dari lima orang, akan dilakukan seleksi tambahan.
“Ketentuan baru ini memberikan ruang bagi semua kondisi di lapangan, termasuk jika hanya ada satu calon,” kata Sofiyan.
Dari sisi pembiayaan, Pemerintah Kabupaten Tubaba mengalokasikan anggaran sekitar Rp600 juta melalui APBD untuk mendukung pelaksanaan Pilkati, mencakup kebutuhan logistik seperti surat suara, bilik suara, hingga biaya pengamanan. Selain itu, masing-masing tiyuh juga menganggarkan melalui APB Tiyuh dengan estimasi biaya Rp25.000 hingga Rp30.000 per pemilih.
Pelaksanaan Pilkati akan melibatkan panitia di tiga tingkatan, yakni tingkat tiyuh, kecamatan, dan kabupaten. Panitia tingkat tiyuh dibentuk oleh Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT) dengan melibatkan aparatur tiyuh, tokoh masyarakat, serta lembaga kemasyarakatan lainnya.
Adapun 26 tiyuh yang akan mengikuti Pilkati serentak 2026 tersebar di sejumlah kecamatan, yakni:
Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT)
1).Bandar Dewa
2).Menggala Mas
3).Pulang Kencana
4).Marga Asri
5).Mekar Asri
Kecamatan Tumijajar
1).Daya Sakti
2).Makarti
3).Gunung Menanti
4).Daya Asri
5).Sumberejo
Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU)
1).Kagungan Ratu Agung
2).Gading Kencana
3).Karta Raya
4).Karta Tanjungan Selamet
Kecamatan Gunung Terang
1).Setia Bumi
Kecamatan Gunung Agung
1).Jaya Murni
Kecamatan Way Kenanga
1).Indraloka I
2).Indraloka II
3).Sido Agung
Kecamatan Lambu Kibang
1).Pagar Jaya
2).Gunung Sari
Kecamatan Batu Putih
1).Sakti Jaya
2).Margo Mulya
3).Marga Sari
4).Toto Katon
5).Toto Wonodadi
Pemerintah daerah berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga Pilkati serentak ini mampu menghasilkan pemimpin tiyuh yang berkualitas, serta menjaga stabilitas dan demokrasi di tingkat desa.
“Harapannya Pilkati berjalan aman, tertib, dan demokratis, serta melahirkan pemimpin yang dipercaya masyarakat,” pungkasnya. (Rian)













