Pemprov Lampung Gelontorkan Ratusan Miliar untuk Perbaikan Jalan, Warga Sambut Antusias

Foto : Gubernur Lampung Tinjau Langsung Perbaikan Jalan Provinsi di Lampung Tengah

PIJAR MEDIA, LAMPUNG TENGAH — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengalokasikan anggaran ratusan miliar rupiah untuk memperbaiki infrastruktur jalan di sejumlah wilayah. Langkah ini disambut antusias oleh warga yang selama ini bertahun-tahun menghadapi kondisi jalan rusak parah.

Kali ini, perbaikan difokuskan pada dua ruas strategis, yakni Padang Ratu–Kalirejo sepanjang 6,5 kilometer dengan anggaran Rp66,69 miliar, dan Kalirejo–Bangunrejo sepanjang 5,53 kilometer senilai Rp57,75 miliar. Total anggaran yang digelontorkan mencapai sekitar Rp124,44 miliar.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, meninjau langsung pelaksanaan proyek tersebut pada Jumat (03/04/2026). Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pembangunan ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat. Kami pastikan kualitasnya baik agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Mirza.

Selama ini, kondisi jalan di wilayah tersebut kerap dikeluhkan warga karena berlubang, berdebu saat kemarau, serta tergenang air ketika hujan. Kondisi itu tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan.

Irma Pujianti, warga Bangunrejo, mengaku bersyukur jalan yang selama ini rusak akhirnya diperbaiki.

“Kalau hujan seperti sungai, sering ada kendaraan terperosok. Sekarang sudah mulai dibangun, kami sangat senang,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Sri, warga Kalirejo, yang menyebut kerusakan jalan telah berlangsung lebih dari lima tahun dan kerap membahayakan pengendara, termasuk pelajar.

Untuk diketahui, pembangunan jalan dilakukan menggunakan metode perkerasan beton (rigid pavement) yang dinilai lebih tahan terhadap beban kendaraan berat. Selain itu, sistem drainase juga diperbaiki guna mencegah genangan air yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan.

Secara keseluruhan, pada 2026 Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi menargetkan penanganan 62 ruas jalan di berbagai daerah. Program ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah serta memperlancar distribusi barang dan jasa.

BACA JUGA :  Tubaba Mulai Terapkan WFH Setiap Jumat, Ini Aturannya

Dengan perbaikan infrastruktur tersebut, masyarakat berharap akses transportasi menjadi lebih aman dan lancar, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi di wilayah setempat. (Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *