Mulai Hari Ini, MBG 3B Diantar Langsung ke Rumah, 1.480 Penerima Manfaat SPPG Makarti Terlayani

Foto : Perdana SPPG Makarti disalurkan, Dok : Fiqih/JP.

Tulang Bawang Barat, PIJAR MEDIA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah naungang SPPG Makarti resmi memulai penyaluran perdana dengan skema baru, yakni pengantaran langsung ke rumah penerima manfaat. Kebijakan ini mulai diterapkan hari ini dan langsung menyasar kelompok penerima manfaat 3B, yaitu balita, ibu hamil (bumil), dan ibu menyusui (busui).

Sebanyak 1.480 paket MBG berhasil disalurkan pada tahap awal dengan proses yang berjalan lancar dan tertib. Kehadiran program tersebut pun disambut antusias oleh masyarakat karena dinilai lebih praktis, aman, dan memudahkan penerima manfaat.

Kepala SPPG Makarti, Jeri Murad, mengatakan penyaluran perdana ini masih dalam tahap penyesuaian. Ke depan, jumlah penerima manfaat direncanakan akan terus bertambah agar semakin banyak masyarakat yang merasakan langsung manfaat program MBG.

“Untuk tahap awal ini masih penyesuaian. Pada periode berikutnya akan ada penambahan jumlah penerima manfaat, sehingga semakin luas masyarakat yang bisa merasakan manfaat MBG,” ujar Murad kepada media, Senin (27/04/2026), sekitar pukul 10.00 WIB.

Ia menjelaskan, perubahan pola distribusi dilakukan berdasarkan petunjuk teknis terbaru. Dalam aturan tersebut, kader memiliki peran penting untuk mendampingi sekaligus memastikan bantuan diterima langsung oleh sasaran.

“Dengan pengantaran langsung, kader bisa memastikan paket MBG diterima dengan baik sekaligus melakukan pendampingan kepada penerima manfaat. Ini juga untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Untuk mekanisme penyaluran, terdapat dua pola yang diterapkan. Pertama, kader dapat mengambil langsung paket makanan dari dapur umum untuk kemudian diantar ke rumah penerima manfaat. Kedua, paket MBG dikirim dari dapur ke titik tertentu yang telah disepakati, lalu dilanjutkan kader ke rumah-rumah warga.

Menurut Jeri, sistem ini jauh lebih efektif karena penerima manfaat tidak perlu lagi datang ke pos pelayanan atau posyandu hanya untuk mengambil paket makanan.

BACA JUGA :  Progres KDKMP di Tubaba Capai 73 Unit, Kendala Lahan Masih Dihadapi

“Selain lebih aman, masyarakat juga lebih nyaman karena bantuan datang langsung ke rumah,” katanya.

Ia menambahkan, pola distribusi baru ini mulai diberlakukan serentak di seluruh wilayah layanan SPPG se-Kecamatan Tumijajar guna memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran, aman, dan efektif.

Jeri juga menegaskan bahwa pengantaran langsung memang menjadi tanggung jawab kader sesuai ketentuan terbaru.

“Dalam juknis terbaru, kader bertugas menyalurkan langsung ke rumah-rumah penerima manfaat, bukan penerima yang datang mengambil ke pos atau posyandu,” tegasnya.

Langkah baru ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain mempermudah akses, program tersebut diharapkan mampu membantu pemenuhan gizi keluarga, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita secara berkelanjutan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *