May Day 2026 di Tubaba Disepakati Fokus pada Dialog dan Kegiatan Sosial

Foto : Rapat Koordinasi May Day 2026 di Tubaba

PIJAR MEDIA, TUBABA– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, bersama unsur pekerja dan aparat keamanan, menyepakati peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 akan digelar secara damai, dialogis, dan penuh kegiatan positif.

Kesepakatan ini dihasilkan dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tubaba pada Senin, (20/04/2026).

Rapat tersebut bertujuan menyamakan persepsi seluruh pihak sekaligus memastikan peringatan May Day berjalan kondusif tanpa menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Eri Budi Santoso, menegaskan pentingnya menjaga keamanan daerah.

“Yang kita inginkan adalah yang terbaik di Kabupaten Tubaba, jangan sampai ada gangguan kondusifitas wilayah,” ujarnya.

Dari pihak serikat pekerja, Ketua SPSI Tubaba, Boiman, mengungkapkan bahwa secara nasional terdapat rencana aksi demonstrasi dengan sejumlah tuntutan, seperti penghapusan sistem outsourcing dan pemberlakuan kembali Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. SPSI juga menilai regulasi terbaru melalui Omnibus Law belum berpihak pada buruh.

Meski demikian, Boiman menegaskan pihaknya tetap membuka ruang solusi lain di luar aksi demonstrasi.

“Bukan berarti tidak ada solusi lain. Kita tetap menginginkan bagaimana langkah terbaik selain daripada harus demo,” katanya.

Sebagai alternatif, SPSI mengusulkan kegiatan yang lebih konstruktif seperti bakti sosial, makan bersama, serta diskusi antara pekerja, pemerintah, dan pengusaha.

Senada dengan itu, Plt. Kepala Disnakertrans Tubaba, Suwardi, memaparkan konsep kegiatan May Day yang akan diisi dengan diskusi interaktif, makan bersama, serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.

Dukungan juga datang dari unsur intelijen dan keamanan wilayah Tubaba, baik Polres, Kodim, hingga Badan Intelijen Negara (BIN), agar May Day dijadikan momentum untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui dialog bersama dan menegaskan pentingnya menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

BACA JUGA :  Mahasiswa Diminta Jadi Motor Transformasi Digital Lampung

Dari hasil rapat, disepakati bahwa peringatan May Day 2026 akan dilaksanakan pada 1 Mei 2026 di salah satu Rumah Makan. Kegiatan utama meliputi diskusi antara SPSI, pemerintah daerah, dan pengusaha, serta bakti sosial berupa penyaluran sembako.

Selain itu, akan ada rangkaian kegiatan lanjutan pasca peringatan utama yang akan dibahas lebih lanjut dalam agenda berikutnya.

Dengan kesepakatan ini, seluruh pihak berharap May Day 2026 di Tubaba dapat menjadi contoh peringatan Hari Buruh yang damai, produktif, serta mampu mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja tanpa harus diwarnai aksi konflik di lapangan. (Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *