PIJAR MEDIA, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji terus melakukan langkah strategis guna memacu percepatan pembangunan infrastruktur dan pembenahan tata ruang di wilayahnya. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan audiensi Bupati Mesuji beserta jajaran ke Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Rombongan Bupati Mesuji diterima langsung oleh Deputi Bidang Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Bapak Nazib Faizal, ST., M.Sc. Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi Pemkab Mesuji dalam menyampaikan usulan prioritas terkait sinkronisasi pembangunan daerah dengan target nasional.
Fokus pada akselerasi konektivitas, dalam audiensi tersebut, Bupati Mesuji memaparkan kondisi terkini mengenai tantangan infrastruktur di daerahnya, terutama yang berkaitan dengan konektivitas antarwilayah dan optimalisasi tata ruang untuk mendukung investasi. Bupati menekankan bahwa sebagai daerah yang berada di pintu gerbang Lampung, Mesuji memerlukan dukungan pemerintah pusat dalam penanganan infrastruktur jalan dan penataan agraria.
“Kami hadir di sini membawa aspirasi masyarakat Mesuji. Fokus kami adalah bagaimana keterbatasan infrastruktur saat ini tidak menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi. Kami memerlukan supervisi dan dukungan dari Kemenko Bidang Infrastruktur agar program pembangunan wilayah di Mesuji selaras dengan kebijakan pemerataan pembangunan nasional,” ujar Bupati dalam keterangannya.
Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Nazib Faizal, ST., M.Sc., menyambut baik inisiatif proaktif dari Pemerintah Kabupaten Mesuji. Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melakukan kajian mendalam terhadap usulan yang disampaikan guna memastikan pembangunan di daerah dilakukan secara merata dan berkelanjutan.
“Kementerian terus mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Terkait tata ruang dan agraria, ini merupakan kunci dari pembangunan yang tertib. Kami akan mengawal agar usulan dari Kabupaten Mesuji dapat masuk dalam prioritas perencanaan pembangunan kewilayahan yang lebih terpadu,” terang Nazib Faizal.
Optimalisasi Tata Ruang untuk Investasi
Selain infrastruktur fisik, pertemuan ini juga membahas mengenai pentingnya penyelesaian isu agraria dan sinkronisasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Hal ini dianggap vital untuk memberikan kepastian hukum bagi para investor yang ingin masuk ke Mesuji, sehingga potensi daerah dapat tergarap maksimal.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk melakukan koordinasi berkelanjutan antara tim teknis Pemerintah Kabupaten Mesuji dengan deputi terkait di Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan guna memastikan setiap program kerja dapat segera dieksekusi secara cepat dan tepat. (Kotan)













