Program Pendidikan Dongkrak IPM: SKB Mesuji Indah Jemput Bola Sosialisasi ke Desa-desa

Foto : saat tim tutor SKB Mesuji Indah berdialog dengan warga Desa Adi Luhur

PIJAR MEDIA, MESUJI – Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mesuji Indah terus bergerak masif guna meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Mesuji.

Baru- baru ini di Suasana bulan suci Ramadhan tim pendidik dan pengelola SKB terus aktif melakukan aksi “jemput bola” melalui tema kegiatan (FSR) “Fokus Sapa Rumah” dengan mengunjungi warga belajar di Desa Adi Luhur, Kecamatan Panca Jaya, pada Sabtu (28/02/2026) lalu.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada sosialisasi program pendidikan non-formal, tetapi juga diisi dengan kegiatan belajar mengajar langsung di lokasi. Langkah proaktif ini membuahkan hasil signifikan, di mana hingga saat ini tercatat sebanyak 110 warga belajar telah resmi mendaftarkan diri untuk tahun ajaran 2026.

​​Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mesuji, Fittrya Sari, S.Si., M.M, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para tutor dan pengelola SKB yang rela turun langsung ke lapangan.

Menurutnya, akses pendidikan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

​”Kami sangat mendukung langkah SKB Mesuji Indah yang terus aktif melakukan sosialisasi dan mengajar hingga ke desa-desa. Kehadiran 110 pendaftar baru untuk tahun ajaran 2026 ini adalah sinyal positif bahwa kesadaran masyarakat untuk menuntaskan pendidikan semakin meningkat,” ujar Fittrya.

​Ia juga menambahkan bahwa gerakan ini sejalan dengan visi pimpinan daerah.

“Ini adalah langkah nyata kita bersama dan sesuai dengan harapan Ibu Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, dalam upaya meningkatkan IPM di Kabupaten Mesuji,” tambahnya.

​​Setiap hari Sabtu dan Minggu, markas SKB Mesuji Indah kini bertransformasi menjadi pusat aktivitas edukasi yang hidup. Selain mengundang warga belajar datang ke sanggar, para tutor secara rutin berkeliling menjaring masyarakat yang putus sekolah agar dapat kembali mengenyam pendidikan melalui jalur kesetaraan (Paket A, B, dan C).

BACA JUGA :  Pertegas Tata Kelola, Kejari dan Inspektorat Mesuji Jalin Sinergi Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

Adapun target utama, adalah masyarakat putus sekolah dan warga yang ingin meningkatkan kualifikasi pendidikan. Metodenya, sosialisasi door-to-door dan pembelajaran jarak jauh di titik kumpul desa. Hasilnya 110 pendaftar baru telah terverifikasi untuk periode 2026.

​”Alhamdulillah, sekarang setiap akhir pekan selalu ada kegiatan produktif. Jika warga tidak sempat datang, maka tutor-tutor kami yang bergerak keliling. Fokus kami adalah memastikan tidak ada warga Mesuji yang tertinggal dalam hal pendidikan,” pungkas salah satu pengelola SKB.

​Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan tenaga pendidik, diharapkan angka putus sekolah di Kabupaten Mesuji dapat terus ditekan, sekaligus menciptakan sumber daya manusia yang lebih kompetitif di masa depan.

Kegiatan yang berlangsung pada suasana Ramadhan tersebut sekaligus dilaksanakan nya doa bersama dan Safari Ramadhan (buka bersama) guna semakin mempererat silaturahmi antar pengurus serta mengharapkan Rahmat dan Ridho Allah SWT di bulan suci. (Kotan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *