SPPG Karta Raharja Luncurkan MBG Menu Daging Kambing, Dorong Gizi Siswa dan Ekonomi Peternak Lokal

Foto : Launching MBG Menu Daging Kambing oleh SPPG Karta Raharja

PIJAR MEDIA — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karta Raharja, Yayasan Juang Samo Bediri, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, resmi meluncurkan inovasi menu daging kambing dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Launching tersebut dilaksanakan secara simbolis di SMPN 1 Tulang Bawang Bawang Udik (TBU), Tiyuh (Desa) Marga Kencana, dan SDN 20 TBU, Tiyuh Karta Raharja, Jumat (13/02/2026).

Peluncuran program tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas gizi siswa sekaligus pemberdayaan peternak lokal. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tubaba dan Komunitas Bolo Ngarit.

Sebelum peluncuran, jajaran pemerintah daerah melakukan monitoring terlebih dahulu ke dapur penyediaan makanan guna memastikan standar kebersihan, keamanan pangan, serta kualitas bahan baku yang digunakan. Hadir dalam kegiatan itu Asisten I Setdakab Tubaba Untung Budiono, Kabag Ekonomi Suwardi, Kepala Diskoperindag Achmad Nazaruddin, Plt.Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Dedi Oktaviali, Plt. Camat TBU Ashari, serta unsur Dinas Kesehatan, Puskesmas, hingga Babinsa setempat.

Kepala SPPG Karta Raharja, Hasnan Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa menu daging kambing akan disajikan satu kali dalam sebulan kepada para penerima manfaat sesuai arahan pemerintah daerah.

“Menu daging kambing ini kami sajikan satu kali dalam sebulan. Kami berharap tambahan menu ini dapat memberikan asupan gizi yang optimal bagi anak-anak,” ujarnya kepada Pijar Media.

Menurut Hasnan, variasi menu menjadi salah satu kunci keberhasilan program MBG agar siswa memperoleh asupan protein hewani yang cukup untuk menunjang tumbuh kembang dan konsentrasi belajar.

Sementara itu, Kabag Ekonomi Tubaba, Suwardi, menegaskan bahwa kebijakan menghadirkan daging kambing dalam MBG bukan sekadar inovasi menu, melainkan langkah strategis mengintegrasikan potensi peternakan lokal ke dalam program nasional.

BACA JUGA :  Safari Ramadhan Pemprov Lampung Jadi Momentum Serap Aspirasi dan Salurkan Berbagai Bantuan

“Ini adalah integrasi potensi peternakan lokal ke dalam Program Makan Bergizi Gratis. Dampaknya bukan hanya pada pemenuhan gizi siswa, tetapi juga memberikan efek nyata bagi kesejahteraan ekonomi peternak kambing di daerah,” kata Suwardi, saat dikonfirmasi media setelah acara peluncuran MBG menu daging kambing oleh SPPG Karta Raharja.

Ia menambahkan, mayoritas peternak di Tubaba menjadikan kambing sebagai komoditas utama. Dengan adanya penyerapan produk secara berkelanjutan oleh program MBG, diharapkan tercipta rantai ekonomi yang lebih adil, mulai dari peternak, pengolah, hingga penyedia dapur gizi.

“Dengan daging kambing, kita memaksimalkan potensi peternak lokal Tubaba agar ikut merasakan manfaat program ini. Ini juga menjadi langkah mencegah dominasi pasokan atau bahkan monopoli dari luar daerah,” terangnya.

Dari sisi kesehatan, Suwardi juga menegaskan sebagaimana yang telah disampaikan Bupati bahwa daging kambing memiliki kandungan protein, vitamin B12, serta zat besi yang tinggi dan penting bagi kecerdasan serta kesehatan siswa.

“Program ini menjadi contoh sinergi antara pemerintah daerah, lembaga penyedia layanan gizi, dan komunitas lokal dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. Dengan pendekatan terintegrasi, MBG di Tubaba diharapkan tidak hanya meningkatkan status gizi peserta didik, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *