PIJAR MEDIA, TUBABA — Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, membuka 17 kuota dalam Program Pemagangan Nasional 2026 Batch 2 yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Kesempatan ini ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin menambah pengalaman kerja sekaligus mengasah kompetensi di bidang pertanahan.
Dari 17 kuota yang tersedia, sebanyak 2 posisi dibuka untuk bidang administrasi dan yuridis pertanahan. Sementara 15 posisi lainnya diperuntukkan bagi tenaga teknis survei dan pemetaan.
Peserta yang dapat mendaftar merupakan lulusan S1 dan Diploma IV dari sejumlah program studi. Di antaranya pertanahan, teknik informatika, geografi, geodesi, geomatika, perencanaan wilayah dan kota (PWK), ilmu hukum, serta administrasi negara.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform MagangHub Kemnaker di https://maganghub.kemnaker.go.id pada 3-8 September 2026. Peserta dapat melihat persyaratan dan ketentuan program melalui platform tersebut.
Program pemagangan berlangsung selama enam bulan. Peserta nantinya terlibat dalam sejumlah kegiatan yang mendukung pelaksanaan tugas Kantor Pertanahan Tubaba.
Beberapa di antaranya percepatan sertipikasi tanah masyarakat dan rumah ibadah, peningkatan kapasitas data pertanahan K4, hingga pendaftaran tanah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Program tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Pertanahan Tubaba, Amrina Putri, mengatakan program tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi lulusan perguruan tinggi.
“Program ini bukan hanya memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar secara langsung mengenai proses pelayanan dan pekerjaan pertanahan,” kata Amrina kepada media, Senin (07/09/2026).
Dia berharap peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memberikan kontribusi selama menjalani masa pemagangan.
Dalam pelaksanaannya, peserta akan mendapatkan pendampingan dari mentor. Pendampingan itu mencakup pemahaman alur pekerjaan, peningkatan keterampilan teknis dan administratif, hingga proses adaptasi dengan lingkungan kerja.
“Melalui program ini, Kantor Pertanahan Tubaba turut mendukung peningkatan kompetensi generasi muda sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas dan pelayanan pertanahan kepada masyarakat,” pungkasnya.
(Rian)













