Harga Kebutuhan Pokok Tubaba Stabil di Tengah Suasana HUT ke-81 RI

Foto : Monitoring Harga Pasar oleh Diskoperindag Tubaba

PIJAR MEDIA, TUBABA — Harga bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, terpantau stabil di tengah suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Pemantauan Diskoperindag Tubaba pada Selasa (18/08/2026) menunjukkan sejumlah komoditas pangan yang dipantau tidak mengalami perubahan harga dibandingkan pemantauan sebelumnya.

Pemantauan dilakukan Diskoperindag Tubaba salah satunya di Pasar Panaragan Jaya, untuk memastikan perkembangan harga, ketersediaan pasokan, serta kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok tetap terjaga.

Kepala Diskoperindag Tubaba, Achmad Nazaruddin, mengatakan kondisi harga kebutuhan pokok saat ini secara umum masih terkendali.

“Hasil pemantauan hari ini secara umum harga bahan kebutuhan pokok masih stabil. Dari komoditas yang kami pantau, belum terdapat perubahan harga signifikan dibandingkan pemantauan sebelumnya,” kata Nazaruddin.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi kabar positif bagi masyarakat, khususnya di tengah momentum kemerdekaan ketika aktivitas masyarakat dan kebutuhan rumah tangga tetap berjalan seperti biasa.

“Yang paling penting adalah ketersediaan barang tetap ada dan harga masih dalam kondisi wajar. Kami akan terus melakukan pemantauan agar apabila ada perubahan harga maupun kendala distribusi bisa segera diketahui,” ujarnya.

Pada komoditas beras, harga Beras SPHP Bulog tercatat Rp12.000 per kilogram. Sementara Beras Cap MDS Rp13.200 per kilogram, Beras Cap Bunda Rp13.300 per kilogram, Beras Cap Padi Mas Rp13.500 per kilogram, dan Beras Cap Raja Udang Premium Rp14.300 per kilogram. Seluruhnya tidak mengalami perubahan.

Harga komoditas hortikultura juga masih stabil. Cabai Merah Besar berada di level Rp34.000 per kilogram, sedangkan Cabai Rawit Hijau Rp49.000 per kilogram. Bawang Merah Rp25.000 per kilogram, Bawang Putih Honan Rp30.000 per kilogram, Bawang Putih Kating Rp38.000 per kilogram, dan Bawang Bombai Rp17.000 per kilogram.

BACA JUGA :  Data Pemilik Lahan Dikumpulkan, Sengketa LSD Bandar Dewa Bersiap Dimusyawarahkan

Untuk sayuran, harga Tomat tercatat Rp8.000 per kilogram, Kentang Rp18.000 per kilogram, Sawi Hijau Rp7.000 per kilogram, Kangkung Rp4.000 per kilogram, serta Ketimun Rp8.000 per kilogram. Seluruhnya masih sama dengan pemantauan sebelumnya.

Sementara itu, harga Gula Pasir Curah dan Gula Pasir Kemasan masing-masing Rp16.500 per kilogram. Minyak Goreng Curah Rp17.000 per liter, Minyakita Rp15.500 per liter, dan Minyak Goreng Kemasan Premium Rp20.000 per liter.

Harga Tepung Terigu tercatat Rp12.000 per kilogram, Garam Halus Rp20.000 per kilogram, Susu Kental Manis Rp12.000 per 370 gram, Mi Instan Rp3.000 per bungkus, Tempe Bungkus Rp15.000 per kilogram, dan Tahu Putih Rp10.000 per kilogram.

Pada kelompok protein hewani, Daging Ayam Ras berada di harga Rp34.000 per kilogram dan Telur Ayam Ras Rp30.000 per kilogram. Daging Sapi Paha Belakang Rp127.000 per kilogram, Daging Sapi Paha Depan Rp120.000 per kilogram, serta Daging Sapi Tetelan Rp70.000 per kilogram.

Adapun harga Ikan Bandeng tercatat Rp26.000 per kilogram, Ikan Tongkol Rp32.000 per kilogram, dan Udang Basah Rp71.000 per kilogram. Ketiganya juga tidak mengalami perubahan harga.

Selain pangan, Diskoperindag Tubaba turut memantau harga gas elpiji tabung 3 kilogram. Hasil pemantauan menunjukkan harga di tingkat penjualan masih berada sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp20.000 per tabung.

“Untuk gas elpiji 3 kilogram juga masih sesuai HET, yaitu Rp20.000 per tabung. Saat pemantauan belum ditemukan adanya kenaikan harga,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemantauan harga akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gejolak harga.

“Pemantauan ini akan terus kami lakukan. Kami melihat beberapa faktor yang bisa memengaruhi harga, seperti pasokan, distribusi, permintaan masyarakat, cuaca, dan biaya transportasi. Jadi perkembangan di lapangan tetap kami pantau,” pungkasnya.

BACA JUGA :  TPID Tubaba Catat Indikasi Deflasi, Pasokan Pangan Dinilai Mencukupi

(Rian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *