Tak Mau Asal Sembelih, Tubaba Cetak Juleha Bersertifikasi

Foto : Pelatihan Juleha Tubaba di Kecamatan Tumijajar

PIJAR MEDIA, TUBABA– Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kualitas dan kehalalan produk hewani, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, menggelar pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) berbasis kompetensi.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Darul Amin, Kelurahan Dayamurni, Kecamatan Tumijajar itu dibuka oleh Camat Tumijajar Fetha Rio, mewakili Bupati Tubaba Novriwan Jaya, Sabtu (25/04/2026).

Dalam sambutannya, Fetha menegaskan pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya jaminan halal, khususnya pada produk hewani.

“Kehalalan bukan hanya menyangkut aspek agama, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan, kualitas hidup masyarakat, dan kepercayaan konsumen,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati.

Ia menekankan bahwa keberadaan Juru Sembelih Halal sangat penting untuk memastikan proses penyembelihan hewan sesuai syariat Islam, sekaligus memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

Melalui pelatihan ini, Pemkab Tubaba menargetkan lahirnya tenaga penyembelih yang kompeten, profesional, serta memiliki sertifikasi sehingga mampu diterjunkan langsung di tengah masyarakat.

“Dengan adanya SDM Juleha yang terlatih, kita optimistis produk hewani Tubaba akan semakin dipercaya dan mampu meningkatkan daya saing ekonomi daerah,” katanya.

Selain itu, sektor peternakan dan usaha pangan halal dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong kesejahteraan peternak serta pelaku UMKM di Tubaba.

Di akhir sambutannya, Fetha mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan serius agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi masyarakat Tubaba,” pungkasnya.

Berdasar pantauan media, kegiatan tersebut turut dihadiri langsung Wakil Ketua I DPRD Tubaba Ponco Nugroho, Ketua DPD Juleha Tubaba dr. Wiwit Didik Anggara, Ketua DPW Juleha Lampung Saluddin, ulama Lampung KH. Dr. Achmad Ikhwani, akademisi drh. Purnama Edy, serta perwakilan MUI, Kementerian Agama, BPJH, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. (Rian)

BACA JUGA :  Baznas Tubaba Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Penumangan Pengidap Gangguan Ginjal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *