PIJAR MEDIA, TUBABA— Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Lampung Road Race Championship (LRC) 2026 resmi dibuka di Sirkuit Non Permanen (NP) Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).
Sebanyak 256 starter dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam ajang yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 17 Kabupaten Tubaba tersebut.
Pembukaan kejuaraan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, pada Sabtu (18/04/2026). Dalam sambutannya, ia mengapresiasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Lampung, IMI Tubaba, panitia, serta sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Meski berlangsung di tengah guyuran hujan, antusiasme peserta tetap tinggi. Para rider yang berasal dari berbagai daerah, seperti Lampung, Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, tetap bersemangat mengikuti perlombaan.
“Walaupun pembukaan dilaksanakan di tengah hujan, kami berharap hal tersebut tidak mengurangi semangat para rider untuk tetap berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Nadirsyah.
Ia menegaskan, ajang road race ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wadah penyaluran bakat generasi muda secara positif. Dengan adanya kegiatan resmi seperti ini, diharapkan dapat mengurangi aksi balap liar di jalan raya.
Selain itu, kejuaraan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Sebanyak 41 pelaku UMKM dilibatkan dalam kegiatan ini, yang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan warga.
“Event ini juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. UMKM dilibatkan dan mendapatkan manfaat langsung,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Tubaba, lanjutnya, juga mendorong IMI untuk menghadirkan investor guna pembangunan sirkuit permanen yang lebih representatif. Pemerintah daerah siap memberikan dukungan, termasuk dalam penyediaan lokasi.
Sementara itu, Ketua IMI Tubaba, Edi Kurniawan, mengatakan pelaksanaan Kejurprov LRC ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, seluruh kepala OPD, serta Forkopimda. Ia menyebut, dampak ekonomi dari kegiatan ini cukup signifikan.
“Alhamdulillah, seluruh penginapan penuh dan pelaku UMKM juga merasakan peningkatan pendapatan,” terangnya.
Menurut Edi, kejuaraan ini mempertandingkan 25 kelas dengan total 256 starter dari berbagai daerah, termasuk Jawa Tengah, Jawa Barat, Lahat, Muara Enim, Jambi, Palembang, serta kabupaten/kota di Lampung.
Menariknya, pada kejuaraan kali ini juga ditampilkan kelas Mini GP yang untuk pertama kalinya digelar di Lampung, khususnya di sirkuit non permanen Tubaba.
Ke depan, IMI Tubaba berharap sirkuit tersebut dapat terus dimanfaatkan dan menjadi agenda tahunan. Kabupaten Tubaba juga dijadwalkan menjadi tuan rumah dua seri LRC, dengan seri berikutnya akan digelar pada November 2026.
“Untuk kategori juara umum pada setiap seri, panitia telah menyiapkan hadiah berupa empat unit sepeda motor dari masing-masing kelas,” pungkasnya. (Rian).













