Syekh Palestina Warnai Bukber dan Penyerahan Akta Wali serta Santunan Anak Yatim di Tubaba

Foto : Acara Bukber, Penyerahan Akta Wali, dan Santunan Anak Yatim di Tubaba yang Dihadiri Syeikh dari Palestina

PIJAR MEDIA— Kehadiran ulama asal Palestina, Syekh Nasef Naseer Ahmad Abdalah, mewarnai kegiatan buka puasa bersama (Bukber), sekaligus penyerahan akta wali serta santunan anak yatim, yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama jajaran Forkopimda.

Tausiyah mubaligh dari Al Aqsa itu menghadirkan suasana haru dan khidmat di Aula Rumah Dinas Bupati Tubaba, pada Kamis (26/02/2026).

Dalam ceramahnya, Syekh Nasef mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap anak yatim dan menjadikan Ramadhan sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah. Ia juga menyampaikan kondisi terkini di Palestina serta mengungkapkan terima kasih kepada Indonesia yang disebutnya sebagai salah satu negara paling konsisten memberikan dukungan kemanusiaan.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan penetapan hakim tentang perwalian (akta wali) kepada lima anak yang berada di bawah pengasuhan empat orang wali. Penyerahan akta ini memberikan kepastian hukum atas status perwalian sekaligus menjamin hak-hak keperdataan anak, termasuk akses pendidikan dan layanan kesehatan.

Pelaksana Harian Kepala Kejaksaan Negeri Tubaba, Juwita Patty Pasaribu, menegaskan bahwa pemberian akta perwalian merupakan bagian dari komitmen penegakan hukum yang berorientasi pada perlindungan anak.

“Ini bukan sekadar formalitas administrasi, tetapi memastikan anak-anak memperoleh kepastian hukum dan perlindungan hak-haknya secara menyeluruh,” ujarnya.

Kejaksaan Negeri Tubaba turut memfasilitasi proses administrasi kependudukan, mulai dari penerbitan akta kelahiran, pembaruan Kartu Keluarga (KK), hingga penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA). Langkah tersebut dilakukan agar seluruh anak memiliki dokumen resmi sebagai dasar pemenuhan hak sipil.

Sementara itu, Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan dalam memastikan perlindungan anak berjalan optimal. Ia menginstruksikan jajarannya agar persoalan administrasi kependudukan anak segera dituntaskan.

BACA JUGA :  Ramadhan Penuh Berkah, Kecamatan Tanjung Raya Bagikan Ratusan Takjil ke Masyarakat

“Jangan sampai ada anak di Tubaba yang status administrasinya tidak jelas. Semua harus diselesaikan bersama,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tubaba juga menyalurkan santunan kepada 105 anak yatim, piatu, dan yatim piatu. Sebanyak 100 anak hadir dan menerima bantuan secara langsung sebesar Rp150.000 per anak yang bersumber dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Ketua Baznas Tubaba, H. Purwanto, berharap santunan tersebut dapat membantu kebutuhan anak-anak sekaligus menjadi wujud kepedulian sosial masyarakat.

Kegiatan pun ditutup dengan buka puasa bersama sebagai simbol kolaborasi antara penguatan aspek hukum dan kepedulian sosial dalam upaya perlindungan anak di Tubaba. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *