PIJAR MEDIA, TUBABA — Kepolisian Resor (Polres) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Polda Lampung, menggencarkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Langkah ini dilakukan setelah berakhirnya Operasi Ketupat 2026 yang resmi ditutup pada Rabu (25/03/2026) pukul 24.00 WIB. Sesuai Surat Telegram Kapolri nomor STR/688/III/OPS.1.1./2026.
Kapolres Tubaba, AKBP Sendi Antoni, melalui Kabag Ops AKP Sainudin, mengatakan KRYD akan difokuskan pada pengamanan titik rawan, pusat keramaian, serta jalur strategis yang masih dipadati aktivitas masyarakat usai Lebaran.
“Kegiatan ini bertujuan memastikan mobilitas warga tetap lancar sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ujar Sainudin dalam keterangannya, Kamis (26/03/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan KRYD dijadwalkan berlangsung hingga 29 Maret 2026 dengan melibatkan patroli dialogis dan pengawasan intensif di sejumlah lokasi, termasuk fasilitas transportasi dan pusat aktivitas ekonomi.
Menurut dia, keberhasilan pengamanan selama Operasi Ketupat tidak terlepas dari sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Situasi wilayah Tubaba selama arus mudik dan balik Lebaran dinilai tetap aman dan kondusif.
“Kami mengapresiasi kedisiplinan masyarakat sehingga situasi tetap terjaga,” katanya.
Polres Tubaba juga memastikan kehadiran aparat di tengah masyarakat dilakukan secara humanis namun tetap tegas dalam penegakan hukum.
“Masyarakat diimbau untuk terus menjaga ketertiban serta segera melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam. Kami berharap kolaborasi antara aparat dan warga dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” pungkasnya. (Rian)













