PIJAR MEDIA, MESUJI – Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mesuji, Budiman Jaya mewakili Bupati Mesuji Elfianah, meninjau langsung proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Mesuji tahun 2026. Peninjauan tersebut berlangsung di Balai Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, pada Selasa (31/03/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses penjaringan talenta muda terbaik Mesuji berjalan dengan transparan, jujur, dan sesuai standar kompetensi yang ditetapkan.
Turut mendampingi Sekdakab dalam peninjauan tersebut, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji Fittrya Sari, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Mesuji Komang Sutiaka, serta perwakilan dari jajaran Koramil dan tim pelatih Paskibraka Kabupaten Mesuji.
Komitmen Mencetak Generasi Unggul
Dalam arahannya, Sekdakab Mesuji menekankan pentingnya kedisiplinan dan mentalitas yang kuat bagi para peserta. Ia berharap seleksi ini tidak hanya menghasilkan petugas pengibar bendera, tetapi juga calon pemimpin masa depan.
”Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan seleksi dilakukan secara objektif. Paskibraka bukan hanya soal baris-berbaris, tapi soal pembentukan karakter, nasionalisme, dan kedisiplinan tinggi. Siapa pun yang terpilih nanti adalah representasi pemuda terbaik Kabupaten Mesuji,” ujar Budiman Jaya.
Senada dengan Sekdakab, Kepala Kesbangpol Mesuji, Komang Sutiaka, menjelaskan bahwa proses seleksi tahun ini melibatkan berbagai unsur untuk menjaga kualitas hasil penilaian.
”Kami berkolaborasi dengan pihak TNI melalui Koramil dan pelatih profesional agar standar penilaian, baik fisik maupun mental, benar-benar terjaga. Kami mencari putra-putri yang memiliki ketahanan fisik prima dan wawasan kebangsaan yang luas,” jelas Komang Sutiaka.
Di sisi lain, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji, Fittrya Sari, memberikan dukungan penuh dari sisi pendidikan dan pengembangan potensi siswa.
“Siswa-siswi yang mengikuti seleksi ini adalah kebanggaan sekolah masing-masing. Kami terus mendorong agar mereka tetap menjaga keseimbangan antara prestasi akademik dan kegiatan non-akademik seperti Paskibraka ini. Ini adalah wadah luar biasa untuk melatih kepemimpinan mereka,” tutur Fittrya Sari.
Adapun proses seleksi meliputi beberapa tahapan ketat, mulai dari Pemeriksaan Kesehatan dan Postur Tubuh, Tes Kesamaptaan (Fisik), Peraturan Baris Berbaris (PBB), Wawancara Wawasan Kebangsaan dan Kepribadian.
Para peserta yang lolos nantinya akan menjalani karantina dan latihan intensif untuk dipersiapkan bertugas pada Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 pada 17 Agustus 2026 mendatang. (Kotan).













