Jadi Ikon Global FIFA, Sambut PSSI Pusat, Bupati Elfianah Dukung Giat Dokumenter Pesepakbola Wanita Asal Mesuji

PIJAR MEDIA, MESUJI – Kabupaten Mesuji kembali mencatatkan prestasi di level internasional. Kali ini, dunia sepak bola melalui federasi tertinggi, FIFA, melirik talenta lokal Bumi Ragab Begawe. Siti Novita Sari, pesepak bola wanita berbakat asal Mesuji, terpilih menjadi subjek dalam program FIFA Women’s Football Coaches – Success Story.

Momentum bersejarah ini dibahas dalam suasana hangat melalui agenda coffee morning di Rumah Dinas Bupati Mesuji, Minggu (05/04/2026). Pertemuan tersebut disambut langsung oleh Bupati Mesuji Hj. Elfianah, didampingi Sekdakab Mesuji Budiman Jaya, serta dihadiri perwakilan FIFA dan PSSI Pusat, Sekretaris Umum Asprov PSSI Lampung H. Mursalin Lamo (Pak Olin), jajaran pengurus Askab PSSI Mesuji, serta Siti Novita Sari yang didampingi kedua orang tuanya.

Bupati Mesuji dalam sambutannya menegaskan bahwa pencapaian Siti Novita Sari bukan hanya prestasi pribadi, melainkan simbol kebangkitan pemuda Mesuji di kancah global.

“Hari ini kita membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk menembus batas dunia. Pemerintah Kabupaten Mesuji berdiri teguh di belakang Siti. Saya telah menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk memfasilitasi kebutuhan tim dokumenter FIFA selama berada di sini. Kita ingin dunia melihat bahwa dari tangan-tangan anak Mesuji lahir talenta yang diakui secara internasional. Ini adalah marwah daerah yang harus kita jaga dan dukung bersama,” tegas Bupati.

Ia juga menyampaikan pesan kepada Siti agar terus berkembang dan menjaga nama baik daerah.

“Selamat atas prestasi Siti Novita Sari. Jangan pernah puas dengan capaian saat ini, teruslah berjuang ke jenjang yang lebih baik. Saya berpesan agar Novi dapat membawa kebanggaan serta menjaga nama baik Mesuji,” terangnya.

Sementara itu, kehadiran perwakilan PSSI Pusat dalam pertemuan ini menambah bobot pentingnya program tersebut. Ramadhana Wulandiani, perwakilan PSSI Pusat yang membidangi pengembangan sepak bola wanita, menyatakan bahwa pemilihan Siti telah melalui proses kurasi ketat berdasarkan rekam jejak dan dedikasi.

BACA JUGA :  Justice Run di Bandar Lampung, Gubernur Mirza Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat dan Berintegritas

“Kami dari PSSI Pusat hadir untuk memastikan bahwa narasi dalam dokumenter FIFA ini mencerminkan progres sepak bola wanita di Indonesia. Siti Novita Sari adalah contoh nyata bahwa bibit unggul tidak hanya lahir dari kota besar,” ujar Ramadhana.

Ia menambahkan, PSSI akan memberikan supervisi penuh selama proses produksi berlangsung.

“PSSI Pusat melalui arahan Ketua Umum berkomitmen mendukung penuh. Siti adalah role model. Dokumenter ini bukan sekadar video, tetapi pesan kepada FIFA dan dunia bahwa Indonesia serius dalam pembinaan akar rumput (grassroots). Kami mengapresiasi sinergi luar biasa dari Pemkab Mesuji dan Asprov Lampung,” tambahnya.

Ketua Askab PSSI Mesuji, Budi Yuhanda, menyambut positif program FIFA ini sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras pembinaan sepak bola di Mesuji.

“Terpilihnya Siti oleh FIFA menjadi ‘booster’ bagi semangat kami di pengurus PSSI Mesuji. Kami tidak ingin ini menjadi kebetulan, tetapi harus menjadi standar baru bagi atlet lain,” ungkapnya.

Ia berharap sosok Siti dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Mesuji.

“Ini momentum bagi PSSI Mesuji untuk semakin serius memoles talenta muda, khususnya di sektor sepak bola putri yang potensinya sangat besar. Kami berharap Siti dapat menjadi contoh bagi generasi prestasi berikutnya,” harapnya.

Sekretaris Umum Asprov PSSI Lampung, H. Mursalin Lamo, yang mewakili Plt. Ketua Asprov PSSI Lampung Kombes Pol Sumardji, juga menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah dan federasi.

“Pak Sumardji sangat mengapresiasi sambutan Bupati. Kami melihat Mesuji sebagai salah satu lumbung atlet potensial. Program dokumenter FIFA ini merupakan pengakuan dunia terhadap pembinaan di Lampung. Kami hadir untuk memastikan sinkronisasi teknis agar kisah sukses Siti dapat menginspirasi banyak pihak,” jelasnya.

BACA JUGA :  Aksi Humanis Polisi di Tubaba, Satres Narkoba Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Siti Novita Sari, yang hadir didampingi orang tuanya, tampak terharu atas dukungan yang diberikan.

“Pada dasarnya saya hanya gadis desa yang senang bermain bola. Saya tidak pernah menyangka bisa mendapat kesempatan ini dari FIFA dan PSSI Pusat. Terima kasih kepada Ibu Bupati Elfianah, Pak Olin, dan Pak Budi Yuhanda atas dukungannya. Tanpa doa orang tua dan bimbingan dari PSSI, saya bukan siapa-siapa. Saya siap memberikan yang terbaik untuk nama baik Mesuji dan Indonesia,” tuturnya.

Setelah pertemuan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian bola melalui program FIFA kepada sejumlah sekolah dasar di sekitar rumah dinas. Rombongan kemudian mengunjungi Sekretariat Askab PSSI Mesuji untuk memantapkan timeline pengambilan dokumenter serta meninjau fasilitas pendukung yang akan ditampilkan.

Selanjutnya, rombongan bertolak ke Bandar Lampung menuju Sekretariat Asprov PSSI Lampung untuk melaksanakan audiensi dan pemaparan lanjutan.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah, federasi, dan atlet diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan olahraga di Kabupaten Mesuji, sekaligus menjadikan olahraga sebagai instrumen penting dalam pembangunan karakter generasi muda. (Kotan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *