PIJAR MEDIA, BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan nilai-nilai Ramadan sebagai fondasi utama dalam bekerja dan melayani masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan saat acara Halal Bihalal Pemerintah Provinsi Lampung 1447 Hijriah bersama ASN dan instansi vertikal di Halaman Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin (30/3/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar ibadah tahunan, melainkan proses pembentukan karakter yang harus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari. Nilai kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan yang telah dilatih selama bulan suci, menurutnya, harus terus diimplementasikan dalam dunia kerja.
“Jika selama Ramadan kita belajar sabar, ikhlas, dan disiplin, maka setelah Ramadan kita harus menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Mirza.
Ia menjelaskan, indikator keberhasilan ibadah puasa dapat dilihat dari perubahan sikap pasca-Ramadan. Jika perilaku tetap terjaga seperti saat menjalankan ibadah, hal itu menjadi tanda bahwa puasa yang dijalani membawa dampak positif.
Lebih lanjut, Mirza menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai tersebut dalam tugas ASN, khususnya dalam memberikan pelayanan publik. Ia meminta agar disiplin waktu, kejujuran, serta ketulusan menjadi prinsip utama dalam bekerja.
“Bekerja dengan jujur, melayani dengan tulus, dan mengambil keputusan dengan adil harus menjadi pegangan kita semua,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah terbangun selama Ramadan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kolaborasi yang solid antarinstansi.
“Mari kita hilangkan ego sektoral, perkuat koordinasi dan kolaborasi. Kita harus menjadi tim yang solid, bukan hanya bekerja bersama, tetapi juga berjuang bersama untuk rakyat Lampung,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza turut mengapresiasi jajaran kepolisian, TNI, dan instansi vertikal lainnya atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadan hingga masa arus mudik dan balik Lebaran.
Ia menilai kehadiran aparat di lapangan memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah.
“Ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk melayani dan melindungi masyarakat,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Mirza menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sekaligus permohonan maaf kepada seluruh masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT mengampuni dosa kita dan memberi makna baru dalam kehidupan setelah Ramadan,” tutupnya. (Rian)













