Dihadiri Gubernur, Musrenbang RKPD 2027 Tubaba Fokus UMKM dan Sektor Unggulan

Foto : Musrenbang Kabupaten Tubaba

PIJAR MEDIA, TUBABA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba), menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dengan fokus perkuatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan sejumlah Sektor Unggulan lainnya.

Mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Berkualitas Melalui Produktivitas Sektor Unggulan dan Pemberdayaan UMKM”, Musrenbang yang berlangsung di Aula Lantai III Kantor Pemda Tubaba, Rabu (04/03/2026), dipimpin langsung Bupati Novriwan Jaya didampingi Wakil Bupati Nadirsyah. Hadir pula Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Ketua DPRD Ponco Nugroho, Sekda Provinsi Lampung Marindo, Sekda Tubaba Iwan Mursalin, serta jajaran kepala OPD, Camat, Kepala Tiyuh, Lurah, hingga unsur masyarakat.

Bupati Novriwan Jaya menegaskan, Musrenbang RKPD 2027 merupakan puncak dari rangkaian perencanaan berjenjang yang telah dimulai sejak Musrenbang tingkat tiyuh pada Desember 2025–Januari 2026, dilanjutkan Forum Konsultasi Publik (21 Januari 2026), Musrenbang kecamatan (27 Januari–3 Februari 2026), hingga Forum Perangkat Daerah (12 Februari 2026).

Menurut dia, RKPD 2027 disusun sebagai penjabaran RPJMD 2025–2029 dan selaras dengan rencana kerja pemerintah pusat maupun Provinsi Lampung. Visi pembangunan Tubaba yakni “Sejahtera, Merata, Kreatif, Inovatif dan Maju”, dijabarkan ke dalam lima misi, mulai dari peningkatan kualitas SDM, penguatan sektor ekonomi produktif, tata kelola pemerintahan terintegrasi, hingga pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Dalam paparannya, Bupati membeberkan sejumlah capaian indikator makro tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi Tubaba tercatat 5,15 persen, naik dari 4,55 persen pada 2024. PDRB per kapita meningkat menjadi Rp55,87 juta dari sebelumnya Rp52,21 juta.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga naik 0,58 poin menjadi 70,61. Tingkat Pengangguran Terbuka turun menjadi 3,71 persen, sementara angka kemiskinan berkurang menjadi 6,72 persen. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup meningkat signifikan dari 66,89 persen menjadi 70,65 persen.

BACA JUGA :  Puluhan KDKMP di Tubaba Masih Terkendala Lahan, 68 Sudah Berprogres

“Capaian ini menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas pada 2027,” ujar Novriwan.

Dalam rancangan RKPD 2027, Pemkab Tubaba menetapkan lima prioritas pembangunan, yakni:
1.Memperkuat UMKM dan peningkatan ekonomi guna menanggulangi kemiskinan.
2.Peningkatan infrastruktur.
3.Peningkatan akses dan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan.
4.Penguatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
5.Keberlanjutan pengelolaan lingkungan hidup.

Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan agar penyusunan program dilakukan secara terbuka, terintegrasi, serta memperhatikan aspirasi masyarakat dan pokok pikiran DPRD.

Sementara itu, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal yang juga hadir menyoroti pentingnya pengelolaan potensi daerah secara mandiri, khususnya komoditas jagung dan singkong. Ia mendorong agar hasil pertanian tidak lagi hanya dijual mentah melalui pengepul, melainkan diolah terlebih dahulu untuk meningkatkan nilai tambah.

Menurutnya, pemerintah pusat juga berupaya menjamin harga hasil pertanian guna melindungi petani. Ia mengingatkan Kepala Daerah dan Kepala Tiyuh agar tidak semata bergantung pada kebijakan fiskal pusat, melainkan aktif memaksimalkan potensi lokal, termasuk mengintegrasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan BUMT dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Di sektor infrastruktur, Pemprov Lampung tahun ini mengalokasikan anggaran Rp499,9 juta untuk penanganan jalan desa di Tubaba, Rp25,5 miliar untuk empat ruas jalan provinsi, serta Rp11,2 miliar untuk pembangunan jembatan,” terangnya.

Gubernur juga mengimbau agar program pengecekan kesehatan gratis terus digencarkan di daerah.

“Saya berharap penyusunan RKPD ini berjalan baik, selaras dengan program pusat, provinsi, dan kebutuhan masyarakat,” tutup Gubernur.

Melalui Musrenbang ini, Pemkab Tubaba menegaskan komitmennya membangun ekonomi berbasis sektor unggulan dan UMKM, dengan dukungan infrastruktur serta penguatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan. (Rian)

BACA JUGA :  Syekh Palestina Warnai Bukber dan Penyerahan Akta Wali serta Santunan Anak Yatim di Tubaba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *